Isi Jabatan Empat Eselon II, NTB Tunggu Mendagri

Sekda NTB, H. Rosiady H. Sayuti (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Hingga 31 Desember 2018, sebanyak 40 pejabat eselon III dan IV Pemprov NTB memasuki usia pensiun. Sementara itu, mutasi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih menunggu rekomendasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Sekda NTB, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M. Sc, Ph.D mengatakan, Pemprov masih menunggu rekomendasi Mendagri untuk pengisian empat jabatan eselon II. Empat jabatan eselon II yang akan diisi adalah Biro Kerjasama, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Asisten II dan Kepala BPKAD.

Iklan

Asisten II dan Kepala BPKAD NTB saat ini sedang dalam proses usulan penerbitan SK Presiden. Kedua pejabat yang menjadi Asisten II dan Kepala BPKAD beralih menjadi widyaiswara utama.

‘’Sekarang yang sedang kita tunggu mengisi eselon II. Kalau kapannya tergantung Pak Gubernur. Kami hanya diperintah mempersiapkan. Kalau mutasi sebelum 19 Maret maka harus izin Mendagri,’’ kata Sekda di Mataram, Rabu, 2 Januari 2019 siang.

Sekda menjelaskan, proses pengusulan penerbitan SK Presiden untuk dua pejabat Pemprov NTB menjadi widyaiswara dilakukan sejak Desember 2018. Jika SK Presiden keluar maka kedua jabatan eselon II itu otomatis akan kosong.

Terkait dengan pengisian 40 jabatan eselon III dan IV yang lowong karena pejabatnya pensiun, Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) ini mengatakan akan segera diisi.

Sekda menambahkan, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc telah memerintahkan BKD untuk mendesain pengisian jabatan eselon III dan IV tersebut. Baperjakat diminta memperhatikan aspirasi dari kepala dinas.

Rosiady mengatakan, untuk pengisian jabatan eselon III dan IV, Gubernur memberikan kewenangan kepada kepala dinas mengusulkan kepada Baperjakat pejabat yang diinginkan.

‘’Kemudian terakhir nanti diskresi pimpinan (gubernur). Tapi aspirasi pimpinan OPD  menjadi pertimbangan Baperjakat,’’ jelasnya. Ditambahkan, Baperjakat akan mulai bekerja untuk pengisian jabatan eselon III dan IV yang lowong. (nas)