Isi Ceramah di Senggigi Lobar, UAS Silaturahmi dengan Ratusan Tokoh dan Ulama se-Pulau Lombok

UAS saat silaturahmi dengan ratusan tokoh dan ulamaTag-pulau Lombok di Praya. (Suara NTB/ist)

Giri menang (Suara NTB) – Penceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) tiba di Lombok, Jumat, 9 Oktober 2020. Selama mengunjungi Lombok, UAS diagendakan menghadiri beberapa kegiatan yang digelar Muslim United. Agenda pertama UAS bersama rombongan Jum’at sore kemarin, UAS menghadiri silaturahmi dengan ratusan tokoh, ulama se pulau Lombok. Kemudian hari ini (Sabtu 10 September 2020) UAS mengisi ceramah secara terbatas dengan dihadiri sekitar 400 peserta di hotel Killa Senggigi, Lombok Barat.

Panitia pelaksana, Ustadz Ari Suhaimi mengatakan UAS dan rombongan tiba di bandara Jumat, 9 Oktober 2020, sekitar pukul 14.30 wita. UAS beserta rombongan disambut Danrem 162/WB. Setelah dari Bandara, rombongan UAS langsung menuju ke Hotel di Praya Lombok Tengah. Disana, UAS mengadakan silaturahmi dengan tokoh, ulama se pulau Lombok.

Iklan

“UAS silaturahmi dengan 150 tokoh, alim ulama se pulau Lombok,” jelas ketua KNPI Lobar ini, Sabtu, 10 Oktober 2020. Banyak tokoh, alim ulama dari Lotim, Lobar, Loteng dan kota Mataram yang hadir. Termasuk dari Lobar, ia dan empat sekawan hadir yakni TGH Taisir, TGH Subki Sasaki, TGH Pattimura Farhan. Hadir pula, TGH Muharrar Mahfudz. Para pimpinan pondok pesantren dan unsur MUI.

Silaturahmi selama dua jam itu diisi diskusi untuk menerima saran dan masukan tentang bagaimana media dakwah kedepan. Setelah itu ditutup ramah-tamah dan makan malam. Usai salat magrib, UAS dan beberapa ustadz serta tim muslim united bertolak ke Sekotong. UAS menginap di vila Thamarin Gili Gede. Sedangkan beberapa rombongan dan artis hijrah menginap di Senggigi.

Rencananya, pada waktu Zuhur UAS sudah berada di Senggigi untuk persiapan mengisi acara di Killa senggigi. Agenda di Killa Senggigi sendiri dimulai dari pagi sampai malam dengan beberapa acara. Sedangkan untuk UAS sendiri rencananya mengisi acara pada Malam hari sekitar pukul 19.00 WITA.

“Pagi ini ceramah Pertama dimulai pukul 10.00, diisi beberapa ustadz, termasuk oleh hafiz cilik Naja. Sedangkan beliau (UAS) sampaikan ceramah pada malam hari, pukul 19.00 malam,” jelas dia.

Pada saat ceramah UAS, diagendakan dihadiri beberapa pejabat seperti Bupati Lobar, Kapolres, kajati, beberapa direkrut perusahaan BUMD dan Inspektur NTB Ibnu Salim. “Insyallah hadir untuk menutup acara mustasar PBNU TGH L Turmudzi Badaruddin,” jelas dia.

Dakwah yang dibawakan UAS kali ini judulnya”Ngangeni”. Salah satu dakwah beliau kepada masyarakat, dimana UAS sebenarnya berharap ceramah dilaksanakan secara terbuka di lapangan atau GOR. Namun karena keadaan dan kondisi pendemi seperti ini, sehingga pihak kepolisian tidak mengizinkan.

“Dan memang harus terbatas. Makanya kapasitas di ballroom Killa itu sekitar 1000 orang, itu bisa terpakai setengahnya sekitar 400 orang. Menggunakan protokol kesehatan, jaga jarak, kursi diatur jaraknya, antrean disesuaikan tidak berdesakan dan peserta wajib pakai masker,” ujar dia. Untuk tiket sendiri, harganya Rp 500 ribu per orang. Setalah agenda selesai semua, UAS direncakan kembali ke Jakarta Besok pagi (Minggu) sekitar pukul 07.00 pagi. (her)