Insiden di Kapal Lintasan Gili Mas-Banyuwangi, Calon Taruna Meninggal Dunia

Ilustrasi Meninggal Dunia (Suara NTB/flickr)

Giri Menang (Suara NTB) – Sebuah insiden terjadi di lintasan penyeberangan Gili Mas Lembar menuju Tanjung Wangi Banyuwangi Jawa Timur, Kamis, 10 September 2020. Insiden naas ini terjadi saat Kapal Motor (KM) Mutiara Santosa III melaksanakan pemuatan unit kendaraan ke dalam kapal. Akibat insiden ini, diduga kru kapal yang berstatus calon taruna atau kadet meninggal dunia akibat tergencet kendaraan truk muatan kapal. Kasus inipun tengah ditangani oleh Polres Lombok Barat (Lobar).

Menurut Kapolsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Lembar, IPTU Made Darma Yulian. Sekitar Pukul 23.30 Wita Anak buah Kapal (ABK) KM Mutiara Santosa III melakukan pemuatan unit kendaraan ke dalam kapal. Ketika pemuatan tersebut ditugaskan korban inisial DH bersama rekannya untuk mengatur muatan yang ada di dalam kapal deck 1 di bawah pemantauan dua mualim.

Iklan

Saat proses pengaturan kendaraan yang ada di di dalam kapal tersebut korban berjalan bersama-sama dengan teman kadet lainnya. Mereka mengatur salah satu kendaraan truk besar (TB) nomor polisi B 9996 UYU dengan sopir inisial S.

Pada saat mengatur posisi truk besar ini, korban berada pada bagian belakang truk tersebut. Sedangkan satu orang kadet lainnya berada di depan truk untuk mengarahkan truk agar mundur.”Tiba-tiba kadet (korban) berpindah tempat dari sebelah kiri truk menuju ke sebelah  kanan truk dengan cara melewati belakang truk dan posisi truk  tersebut dengan kondisi mundur.  Tidak lama kemudian terjadilah insiden kecelakan terhadap korban. Korban tergencet truk besar,” jelas dia.

Dengan kondisi korban mengalami pendarahan di bagian kepala, mulut mengeluarkan darah dan hidung mengeluarkan darah, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tripat Patuh Patut Patju di Gerung. Korban dibawa oleh Mualim dan salah seorang bernama Sudir. Namun, nyawa korban tak tertolong. Korban meninggal munia dalam perjalanan menuju rumah sakit. “Korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit,” terang dia.

Dikatakan, korban berasal dari Lombok Tengah merupakan calon taruna yang sedang magang. Kapal ini melayani penyeberangan ke Banyuwangi, bermuatan kendaraan dan penumpang. Namun karena kondisi pandemi, penumpang yang menyeberang dibatasi.

Langkah penanganan yang dilakukan kepolisian, setelah insiden pihaknya langsung turun melakukan olah TKP bersama tim Ident Polres Lobar. “Setelah kejadian, kami langsung ke lokasi melakukan penanganan (olah TKP) pukul 01.00 dini hari,” ujar dia.

Untuk penanganan kasus ini, diambil alih oleh Polres. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap para pihak akan dilakukan oleh Polres Lobar.

General Manager Pelindo III Lembar Baharudin membenarkan insiden tersebut. Kejadian ini di kapal bukan di Pelabuhan Gili Mas. “Ini kecelakaan di kapal,” ujarnya. (her)