Ini Produk UMKM NTB yang Diakomodir Retail Modern

Mataram (suarantb.com) – Salah satu retail modern di NTB, PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart mengaku telah mengakomodir penjualan sembilan  produk UMKM lokal. “Secara keseluruhan ada 9 item yang sudah diakomodir. Sebagian ada yang sudah lama, ada juga yang baru. Tapi kita pertahunnya selalu nambah,” kata Merchandising Alfamart Branch Lombok, Dery S Alami saat ditemui suarantb.com di kantornya, Senin, 13 Maret 2017.

Adapun daftar produk yang diakomodir tersebut adalah  Narmada Air Mineral 220 ml, Narmada Air Pet 600 ml, Beras Super 69 ukuran 5 kg, Beras Cap Ikan 5 kg, 555 Kopi Bubuk 250 kg, Bokashi Rub Oil 35 ml dan 12 ml, Sumbawa Madu Hutan 150 ml, dan Cap Kerbau Perah Permen Susu 150 kg.

Iklan

Menurut Dery, pihaknya menyadari pentingnya mengakomodir produk lokal. Namun, pihaknya memang menetapkan persyaratan dan selektif dalam memilih produk yang akan diakomodir Alfamart. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kerugian yang dialami pihak pemasok produk. “Takutnya nanti retur (dikembalikan ke pemasok). Jadi kita harus selektif juga, karena kasihan kalau dibalikin, modal mereka kan juga besar,” ungkapnya.

Menurut Dery, Alfamart akan siap mengakomodir produk lokal selama memenuhi kriteria-kriteria yang ditetapkan. Seperti memenuhi syarat Disperindag, izin PIRT, BPOM, sertifikasi halal, label kadaluarsa, dan kuat pasarannya di NTB.

Secara persentase, ia  mengaku belum menghitung berapa persen produk lokal yang diakomodir. Namun, pihaknya akan terus menampung selama produk lokal memenuhi kriteria yang ditetapkan.

“Kita harus tahu UKM ini dimiliki siapa. Jangan sampai sekali supply terus ndak produksi lagi. Karena kalau cuma sekali ndak continue nanti kalau ada konsumen cari terus barangnya ndak ada kan kecewa,” imbuhnya.

Ditanya terkait daya beli masyarakat ke produk lokal tersebut, Dery mengaku bahwa hal tersebut tergantung ke pasarnya. Namun ketika produk lokal daya belinya mulai turun, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan pemasok untuk kembali meningkatkan daya beli masyarakat. “Biasanya kita tawarkan diskon juga untuk kembali meningkatkan daya beli,” katanya.

Marketing Manager Branch Lombok, Heny Marlina W, mengaku saat ini terdapat 205 toko Alfamart aktif di NTB. Namun dari jumlah tersebut, pihaknya mengaku belum bisa mengakomodir sembilan  produk lokal ke semua toko.

“Kita juga lihat pasarnya, daya belinya gimana. Makanya kita sasarkan produk ini ke jalur-jalur strategis, seperti jalur wisata. Takutnya kalau ndak sesuai pasarnya nanti expired dan akhirnya retur,” tandasnya. (hvy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here