Ini Kata Rieke Diah Pitaloka Soal Pengalihan Status Penahanan Ibu Nuril

Mataram (suarantb.com) – Status tahanan terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE, Baiq Nuril Maknun baru saja dialihkan menjadi tahanan kota. Hal itu berkaitan dengan dikabulkannya permohonan pengalihan tahanan Ibu Nuril  dari penahanan rutan  Mataram menjadi tahanan kota sejak 31 Mei 2017 sampai  24 Juli 2017.

Pengalihan status tahanan Ibu Nuril mendapat perhatian dari anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka. Politisi PDIP itu beberapa waktu lalu sempat mengunjungi PN Mataram untuk memberikan dukungan secara langsung kepada Ibu Nuril. Ia juga bersedia menjadi penjamin penangguhan penahanan Ibu Nuril

Iklan

Rieke dalam keterangan persnya mengucapkan terima kasih kepada majelis hakim yang telah mengabulkan permohonan pengalihan tahanan Ibu Nuril.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Majelis Hakim PN Mataram yang telah mengabulkan pengalihan status tahanan bagi Ibu Baiq Nuril,” kata Rieke, Rabu, 31 Mei 2017.

Ia juga mendesak agar Ibu Nuril dipekerjakan kembali. Karena menurutnya, alasan pemecatan Ibu Nuril tidak memiliki dasar hukum.
Rieke mengajak seluruh elemen masyarakat memberikan dukungan kepada majelis hakim PN Mataram untuk memberikan vonis bebas tanpa syarat kepada Ibu Nuril.

“Karena berdasarkan fakta-fakta dipersidangan,  terindikasi kuat terdakwa justru berada pada posisi sebagai korban,” ujarnya.
Rieke yang juga salah satu pengusung RUU Penghapusan Kekerasan Seksual mengatakan mendukung dan berjuang bersama setiap orang. Terutama kaum perempuan dan anak-anak untuk berani mengungkapkan segala perlakuan pelecehan seksual oleh siapa pun dan dimana pun. (bur)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional