Ini Isi Surat Edaran Pemerintah KSB Jelang Ramadan

Taliwang (Suara NTB) – Jelang bulan suci Ramadan beberapa hari mendatang, Pemkab Sumbawa Barat sudah mengeluarkan surat edaran untuk tidak menyimpan, menjual, mengedar, dan membunyikan petasan selama bulan Ramadan.

Bahkan saat ini sudah juga beberapa barang bukti (BB) petasan yang sudah diamankan. Selain masalah ini, Pemkab setempat juga memberikan peringatan kepada warung makan, restoran dan sejenisnya untuk tidak berjualan mulai dari jam 06. 00 pagi sampai jam 16-30 WITA (sore hari).

Iklan

“Kita sudah keluarkan surat edarannya yang ditanda tangani langsung oleh Bupati, tinggal kita laksanakan saja. Bahkan saat ini tim kami sudah turun ke lapangan untuk menyebarkan surat edaran tersebut. Jangan sampai nantinya ada yang berkilah tidak dapat surat edaran ketika kita akan lakukan penertiban,” ungkap Plt Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Sumbawa Barat, Agus Hadnan S. Pd kepada Suara NTB, Jumat, 19 Mei 2017.

Dikatakan Agus, surat edaran tersebut bukan hanya sekedar imbauan, tetapi edaran tersebut sifatnya larangan dan peringatan untuk tidak melakukan hal tersebut. Bahkan saat ini pihaknya tetap intens turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan. Ketika nantinya ada oknum yang menjual barang tersebut (petasan) maka akan langsung diamankan.

Selain itu, ketika masih ada oknum yang melanggar maka pihaknya akan langsung memberikan tindakan tegas. Paling tidak akan dilakukan penyetopan paksa terhadap aktivitas yang dilakukannya termasuk melakukan penyegelan.

“Untuk razia petasan sudah kita lakukan bahkan saat ini sudah ada BB yang sudah kita amankan. Sementara untuk restauran dan rumah makan, kita menunggu masuknya bulan Ramadan,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk hiburan malam mulai dari H-3 puasa sampai H+7 pihaknya sudah memberikan peringatan untuk tidak melakukan aktivitas. Hal tersebut, semata-mata dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Sumbawa Barat dalam menjalankan ibadah puasa tahun ini. Apalagi tupoksi dari Sat Pol PP ini sebagai penegak perda maka akan semakin menggalakkan patroli malam dan razia-razia terutama di kos-kosan dan hotel. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa semakin ditekan.

“Kita tetap melakukan patroli ke masyarakat. Sehingga nuansa Ramadan tahun ini bisa dirasakan seutuhnya oleh masyarakat tanpa adanya gangguan,” tukasnya. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here