Ini Aturan Jam Kerja Pegawai Pemprov NTB Selama Ramadan

Mataram (suarantb.com) – Selama bulan Ramadan, pegawai di lingkup Pemerintah Provinsi NTB mengalami perubahan jam kerja. Sekda NTB, H. Rosiady Sayuti menyebutkan ada pemotongan satu jam dari jam kerja normal di luar Ramadan.

“Seperti biasa pengurangan seperti tahun lalu itu, dikurangi satu jam. Masuk jam delapan pulangnya jam tiga. Kalau Jumat pulangnya jam empat karena waktu istirahatnya lebih panjang,” jelasnya, Selasa, 23 Mei 2017.

Iklan

Terkait kemungkinan penurunan kinerja akibat pemotongan jam kerja ini, Rosiady menyatakan tidak perlu ada kekhawatiran. Lantaran kebijakan tersebut juga berasal dari pemerintah pusat. “Mudah-mudahan tidak ada penurunan. Dan seperti biasa saya kira tahun-tahun lalu juga tidak ada penurunan yang drastis. Kegiatan tetap normal, tetap bekerja dengan baik,” katanya.

“Kalau hari biasa jam istirahat jam 12, jam 13.00 itu pulang. Kita harapkan karena ini puasa ngapain juga pulang, tetap aja di kantor,” pesannya.

Karo Humas dan Protokol Setda NTB, Yusron Hadi menjabarkan kebijakan perubahan jam kerja tersebut. Dimulai untuk pegawai OPD yang masuk lima hari kerja. Hari Senin-Kamis masuk bekerja pukul 08.00 dan pulang pukul 15.00, dengan jam istirahat pukul 12.00-13.30. Sedangkan untuk hari Jumat, jam pulang menjadi pukul 15.30 dan jam istirahat pukul 11.30-13.30.

“Karena kan waktu istirahatnya lebih lama, jadinya pulangnya lebih lama,” kata Yusron.

Sementara itu, untuk OPD yang masuk golongan enam hari kerja seperti RSUD dan Samsat, jam kerjanya lebih singkat lagi. Senin-Kamis dan Sabtu jam kerjanya mulai pukul 8.00-14.00 dan istirahat pukul 12.00-13.20.

“Kalau hari Jumat kerjanya mulai 08.00-14.30, jam istirahatnya 11.30-13.30. Untuk apel pagi semua hari ditiadakan. Dan Imtaq hari Jumat mulai pukul 08.00-09.00 pagi,” jelasnya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here