Ingin Hapus Izin Reklame Rokok, Pemkot Mataram Tak Khawatir PAD Berkurang

Mataram (suarantb.com) Pemkot Mataram berencana untuk menghapus secara perlahan reklame rokok di semua sudut kota. Penghapusan reklame rokok ini dalam rangka mendukung Mataram menjadi kota layak anak pada 2018 mendatang. Reklame adalah salah satu sumber PAD (pendapatan asli daerah) potensial di Kota Mataram. Namun jika reklame rokok akan dihapus tidak akan berpengaruh besar terhadap PAD.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Mataram, H. M. Syakirin Hukmi kepada Suara NTB, Senin (8/8). “Tidak begitu besar. Kan memang sudah dibatasi juga untuk iklan rokok. Kalau memang mau dihapus bagus juga. Itu kan kebijakan yang diterapkan,” terangnya.

Iklan

Syakirin menyampaikan yang akan mulai dibatasi adalah berkaitan dengan izinnya. Sementara Dispenda bergerak berdasarkan izin reklame yang diterbitkan. “Kalau ada izin kami narik (pajak) dengan tarif yang sudah ada,” ujarnya. Setelah izin reklame dibatasi, bisa juga pihaknya menaikkan tarif pajak reklame khusus rokok di Kota Mataram.

Terkait jumlah reklame rokok yang ditarik pajaknya di Mataram, Syakirin belum bisa memastikan karena jumlah reklame di seluruh wilayah kota ribuan unit. “Saya nggak pernah mengira berapa persen karena ribuan jumlah-nya WP reklame ini. Tidak dominan (reklame) rokok ini,” ujarnya.

Berapa persen kenaikan pajak yang akan kenakan terhadap reklame rokok? Syakirin menyampaikan belum bisa memastikan karena harus melalui kajian dulu. “Kita belum bicara secara teknis. Apa sih yang kita tuju, apakah pembatasan atau memang mencari uang,” ujarnya. Jika memang telah ditentukan arah kebijakannya seperti apa, maka pihaknya bisa melakukan kajian sebelum menentukan kenaikan tarif pajak reklame.

Sementara itu Kepala BPMP2T Kota Mataram, Drs. Cokorda Sudira Muliarsa menyampaikan pengurusan izin reklame rokok mulai berkurang sejak beberapa waktu terakhir. Biasanya permohonan izin reklame mencapai ratusan, namun belakangan ini hanya sekitar puluhan.

  Dua Kasus Dugaan Pungli di KSB Dibidik Tim Saber

Beberapa waktu lalu pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pertamanan untuk mengkaji kembali beberapa izin reklame rokok. Beberapa reklame juga telah diturunkan akhir bulan lalu, menjelang puncak peringatan HAN. Menurutnya belakangan ini Kota Mataram lebih bersih dari reklame, khususnya reklame rokok. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here