Ikuti Hijab Run, Lari Sambil “Clean Up” Kota Tua Ampenan

Mataram (suarantb.com) – Tak hanya agenda lomba Lombok Marathon yang akan meramaikan Lombok di bulan Desember mendatang. Namun, ada pula ajang lomba lari yang dikhususkan untuk kaum hawa, yakni Hijab Run 3K. Sambil mengenakan hijab, kaum hawa diajak berlari menyusuri jarak 3 kilometer di kawasan wisata Kota Tua Ampenan.

“Kita ambil rute di sekitar kawasan Kota Tua, mulai dari Jalan Pabean, Jalan Energi, Kampung Melayu, kemudian Pondok Prasi sampai di Pasar Kebon Roek. Pokoknya peserta diajak lari di tengah-tengah pemukiman warga,” jelas Kepala Dinas Pariwisata NTB,H. L. Mohammad Faozal, Rabu, 15 November 2017.

Iklan

Sambil berlari, para peserta juga akan mendapatkan tugas penting, yang disebut Faozal sebagai bentuk aktivitas hiburan. Yakni clean up atau bersih-bersih dengan memungut sampah yang ditemukan sepanjang rute lari.

“Nanti masing-masing peserta kita lengkapi dengan trash bag. Sekalian bersih-bersih Kota Tua jugalah ini, supaya tidak kotor lagi. Karena sekalian mengajak pada masyarakat untuk peduli kebersihan,” ucapnya.

Target peserta yang dipatok Dinas Pariwisata NTB beserta Dinas Pemuda dan Olahraga dan KONI NTB mencapai 10.000 peserta. Dengan estimasi memperoleh rekor MURI jumlah peserta Hijab Run terbanyak, untuk mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang Padang dengan total peserta lebih dari 7.000 orang.

“Kalau mengejar rekor MURI, target kita 10.000 peserta. Itu nanti kita maksimalkan peserta dari pondok pesantren-pondok pesantren yang ada di Kota Mataram dan sekitarnya,” lanjut Faozal.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB, Husnanidiaty Nurdin pun memberikan tips berpakaian bagi calon peserta Hijab Run. “Jilbabnya harus simple supaya tidak mengganggu lari, kalau bisa diiket ke belakang. Baju jangan pakai yang ketat, sebaiknya yang pas badan dan dari bahan katun yang menyerap keringat. Sepatu jiga diperhatikan, harus yang nyaman buat lari,” pesannya.

Hijab Run ini diagendakan akan digelar pada 10 Desember 2017, pendaftaran peserta dilakukan di Dinas Pariwisata NTB tanpa dipungut biaya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here