IKA Unram Tegaskan Tidak Terlibat Politik Praktis

Mataram (suarantb.com) – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Mataram (Unram) menyatakan komitmen untuk tidak terlibat dalam politik praktis dan politik elektoral. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua IKA Unram, Sirra Prayuna, Selasa, 8 November 2016.

Menurut Sirra, fungsi dari IKA Unram yakni untuk mewujudkan nilai-nilai pengabdian pada masyarakat sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi. Sehingga dengan tegas mengatakan tidak akan terlibat pertarungan politik praktis.

Iklan

“IKA jelas fungsinya adalah mengejawantahkan nilai-nilai pengabdian masyarakat sesuai tri dharma perguruan tinggi. Tidak ada urusannya politik, saya tegaskan. Tidak ada urusannya dengan politik elektoral, tidak ada urusannya dengan politik praktis,” ujarnya melalui sambungan telepon yang diterima suarantb.com.

Sementara terkait dengan keinginan Rektor Unram, Prof. Ir. H. Sunarpi Ph.D untuk maju menjadi calon Gubernur NTB tahun 2018, Sirra mengatakan itu merupakan hak pribadi dari setiap warga negara yang telah dijaminkan oleh undang-undang.

“Itu urusan Pak Rektor, sebagai pribadi. Apa bedanya teman-teman yang sedang running untuk Pilkada 2018. Kan enggak salah dong, ada yang mau maju banyak. Tidak bisa kita salahkan,” cetusnya.

Ditanya terkait, dukungan terhadap langkah Sunarpi untuk menuju NTB 1, Sirra mengatakan tidak ada keterkaitan IKA sabagai lembaga pengabdian dengan pencalonan rektor. Kendati demikian, Sirra menegaskan bahwa hak semua orang untuk mencalonkan diri selagi memenuhi persyaratan yang ditentukan.

“Kalau dia maju silahkan saja. Bagi IKA tidak ada urusannya dengan orang mau maju. Satu yang saya tegaskan bahwa IKA adalah sebuah institusi untuk para almamater dapat artikulasikan pengabdiannnya pada masyarakat. Tidak ada urusan dengan politik praktis.. Tapi kita harus hormati hak warga negara,” tegasnya.

Pernyataan Sirra tersebut menepis adanya dugaan masyarakat, bahwa IKA Unram akan terlibat secara praktis mendukung Sunarpi mencalonkan diri. IKA tetap menjadi lembaga independen yang konsen terhadap pengabdiannya pada bangsa dan tanah air.

  BKKBN NTB Lantik Penyuluh KB Lombok Utara

“IKA itu adalah institusi di mana para almamater bisa mengejawantahkan dirinya untuk melakukan pengabdian pada masyarakat. Makanya IKA tidak ke mana-mana, tapi berada di mana-mana. Ada teman KPU, ada birokrat, diwarnai berbagai Parpol. Kalau IKA masuk politik praktis kan bisa bubar,” tutupnya. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here