Idul Adha Momentum Berbagi Atasi Kesulitan Ekonomi di Masa Pandemi

Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda menyerahkan lima ekor sapi kurban kepada masyarakat. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda membagikan sebanyak lima ekor sapi kurban yang disumbangkan kepada fakir miskin yang tersebar di daerah pemilihannya di Kabupaten Lombok Timur di hari raya Idul Adha.

Dikatakan Isvie momentum hari raya kurban ini untuk mengasah kepekaan dan kepedulian kepada sesama manusia, lebih-lebih di tengah bencana Pandemi Covid-19. Makna keikhlasan dalam berkurban yang diajarkan oleh agama Islam juga harus bisa diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terutama dalam melaksanakan pembangunan untuk kemajuan bangsa dan negara.

Iklan

“Makna terdalam dari ibadah kurban adalah bagaimana menumbuhkan keikhlasan dan pengorbanan dalam menjalani kehidupan. Ini tradisi saya sebagai kader Partai Golkar ingin berbagi, untuk mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Terlebih, saat ini dalam situasi pandemi Covid-19,” ujarnya.

Dalam situasi sulit saat masa Pandemi Covid-19 ini, perekonomian masyarakat mengalami tekanan cukup berat. Maka semua pihak harus saling rangkul untuk membantu masyarakat yang kini terhimpit dalam kesulitan ekonomi. Karena itu Wakil Ketua DPD Golkar NTB itu, mengajak seluruh kader Golkar di semua wilayah NTB.

Termasuk, para alumni Unram yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) mengambil hikmah peringatan kurban dengan terus berjuang demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. “Jadi, di era pandemi ini mari kita saling rangkul untuk berbuat demi kemaslahatan semua rakyat, khususnya bagaimana kita menyisihkan sebagian harta kita untuk membantu sesama, khususunya mereka yang terhimpit kesulitan ekonomi di semua wilayah NTB,” jelas Isvie.

Terkait perayaan Idul Adha di tengah pandemi Covid-19, lanjut dia, adalah momentum untuk membangun optimisme pada masyarakat yang kesulitan secara sosial dan ekonomi.

Bagi Isvie, kesulitan hidup di era pandemi Covid-19 bukanlah hambatan untuk membangun gotong royong, termasuk untuk kalangan politisi. Bahkan justru di saat seperti inilah kepekaan dan upaya membangun komunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat justru harus semakin ditingkatkan.

Dan atas dasar itu pula, dirinya terus membangun komunikasi dengan akar rumput di dapilnya di Kabupaten Lombok Timur Utara dalam wujud berkurban di Idul Adha kali ini. “Berkurban adalah salah satu jawaban akan keyakinan dan optimisme mewujudkan cita-cita kesejahteraan rakyat,” tandasnya. (ndi)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional