Identifikasi Pemulihan Pasca Banjir, Tim Bank Dunia Kunjungi Pemkot Bima

Kota Bima (Suara NTB) – Perwakilan Bank Dunia mengunjungi Pemerintah Kota Bima untuk mengidentifikasi penanganan dan pemulihan pasca bencana banjir. Hasil identifikasi itu akan menjadi landasan untuk dikucurkan bantuan.
Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. Mukhtar. MH, berharap kunjungan dari tim Bank Dunia tersebut dapat memberikan angin segar bagi Kota Bima dalam menangani masalah yang memicu terjadinya banjir.

“Ada 4 orang tim Bank Dunia yang datang dan satu orang konsultan dari BAPPENAS RI. Mudah-mudahan kunjungan ini ada nilai positifnya,” kata Sekda, Kamis, 19 April 2018.

Iklan

Di hadapan tim Bank Dunia, Sekda mengaku memaparkan sejumlah masalah, penanganan dan pemulihan pasca bencana banjir yang melanda Kota Bima 2016 silam. Mulai dari hulu, hilir hingga normalisasi sungai.

“Intinya mereka hanya identifikasi saja pemulihan bencana banjir Kota Bima dan kita sampaikan kondisi yang terjadi,” katanya.

Selain itu, Sekda juga mengaku pada saat ini, Pemkot Bima tengah melakukan pemulihan dan penanganan banjir. Bantuan anggarannya dari BNPB dan Pemerintah Jepang melalui JICA.

“Meski belum pasti mendapat bantuan. Kita berharap kedatangan Bank Dunia ini memberikan dampak untuk pemulihan bencana banjir Kota Bima,” katanya.

Menurutnya, ketidakpastian mendapat bantuan tersebut karena target Bank Dunia dalam mengucurkan bantuan dana untuk pemulihan bencana, tidak hanya di Kota Bima. Di Indonesia ada lima Kabupaten/Kota yang disasar.
“Intinya bantuan yang hendak dikucurkan ada syarat yang dipenuhi. Dan syarat-syarat itu hanya tim Bank Dunia yang tahu,” katanya.

Jika memenuhi persyaratan nantinya, pihaknya berharap pemulihan dan penangangan bencana di Kota Bima lebih difokuskan pada hulu. Yakni perbaikan kondisi hutan yang berada diwilayah dan pengawasan Pemprov.

“Kami berharap kondisi hutan yang dipulihkan karena percuma memperbaiki hilir dan normalisasi sungai sementara hulu tidak disentuh,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here