Husni Djibril Putuskan Mundur dari Bursa Pencalonan PDI-P

M. Husni Djibril (Suara NTB/ind)

Mataram (Suara NTB) – Konstelasi politik jelang perhelatan Pilkada Kabupaten Sumbawa kembali melahirkan kejutan baru. Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril dikabarkan telah memutuskan tidak maju kembali pada Pilkada serentak 2020 ini.

Informasi itu diketahui dari beredarnya salinan surat pernyataan Husni Djibril bersama pasangan calon Wakilnya, H. Muhammad Ikhsan Majid, yang menarik diri dari proses pencalonan di PDI-P. Surat tersebut ditujukan kepada DPP PDI-P dan ditembuskan ke DPD PDI-P NTB serta DPC PDI-P Kabupaten Sumbawa.

Iklan

“Sehubungan dengan proses PDI-P akan menetapkan paket bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusung di Sumbawa. Izinkan kami H. M. Husni Djibril dan H. Muhammad Ihsan Majid, menyatakan menarik diri dari sebagai balon Kepala daerah Sumbawa, yang akan diusung oleh PDI-P pada Pilkada serentak 2020,” bunyi isi surat yang dibuat tanggal 20 Juli itu.

Husni Djibril yang dikonfirmasi Suara NTB Selasa (21/7) malam, membenarkan bahwa tangkapan layar surat yang beredar tersebut otentik dibuat oleh dirinya dan sudah disampaikan ke DPP PDI-P. “Benar, surat itu saya yang buat,” jawabnya via pesan singkat WhatsApp.

Husni pun memberikan alasan atas keputusannya menarik diri dari proses pencalonan di PDI-P. Kondisi kesehatan menjadi alasan utama sehingga dia memutuskan tak melanjutkan pencalonannya sebagai bupati Sumbawa untuk periode keduanya. “Karena saya ingin istirahat, itu saja alasannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI-P NTB, H. Rachmat Hidayat serta Sekretaris Lalu Budi Suryata yang dikonfirmasi terpisah terkait sikap partai dalam merespon keputusan Husni Djibril tersebut. Padahal diketahui, Husni Djibril merupakan salah satu kandidat balon Bupati yang diusulkan ke DPP PDI-P.

Namun upaya konfirmasi lewat sambungan telepon tersebut belum mendapatkan respon, begitu juga dengan pesan singkat yang disampaikan juga belum mendapatkan jawaban sampai berita ini diturunkan.

Sementara, Wakil Ketua DPD PDI-P NTB, Raden Nuna Abriadi mengatakan dirinya juga baru mendapatkan informasi terkait dengan pernyataan pengunduran diri Husni Djibril dari pencalonan. Tapi meskipun demikian, Nuna juga mengaku belum banyak mengetahui terkait dengan pengunduran diri Husni tersebut.

“Saya juga baru saja dapat informasinya, tapi bagaimana jelasnya, ada apa dan seperti apa, saya sendiri belum tahu ini. Saya coba hubungi pak Ketua (Rachmat Hidayat) belum mendapatkan jawaban juga,” terangnya.

Namun demikian, dari rekan pengurus DPD PDI-P NTB , dia mendapatkan informasi bahwa Ketua DPD PDI-P NTB sedang melakukan rapat terbatas untuk membahas surat pengunduran diri Husni tersebut. Kabarnya rapat dilangsungkan di kediaman pribadi Rachmat Hidayat.

“Informasi seperti itu sedang rapat. Tapi saya tidak ikut, karena kondisi masih kurang sehat. Nanti apapun hasil rapatnya, bagaiamana perkembangannya, akan saya teruskan ya,” ucap anggota DPRD Provinsi NTB dari KLU ini. (ndi)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional