Hultah NWDI, 86 Tahun Mengabdi Membangun Negeri

H. M. Djamaludin (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Kiprah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dalam membangun negeri menjadi catatan sejarah perjuangan masyarakat Sasak. NWDI lahir di tengah “gulitanya” masyarakat Sasak di bawah penjajahan kolonial Belanda tahun 1935 Masehi.

“Peringatan hari ulang tahun (Hultah) besok (Ahad 29/8/2021) merupakan Hultah ke-86 tahun yang akan berlangsung secara hybrid dan tetap mematuhi standar protokol kesehatan bagi yang hadir di lokasi,” papar Penanggung Jawab Kegiatan, Ustadz H. M. Djamaluddin, Kamis, 26 Agustus 2021.

Iklan

Ia menegaskan, untuk kegiatan dipusatkan di Pancor. Adapun batas waktu bagi yang hadir di lokasi, maksimal 1 jam. Selebihnya jamaah mengikuti melalui zoom dan akun official facebook dan YouTube NWDI media center.

Lebih lanjut Djamaluddin mengatakan, peringatan Hultah NWDI ini merupakan tradisi yang diwariskan pendirinya, yakni Maulanasyaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid yang berlangsung setiap tahun. Namun karena pandemi Covid-19 pelaksanaannya tidak semeriah tahun sebelumnya.

Kali ini, kata Djamaluddin, panitia mengangkat tema mengokohkan sinergi, memantapkan kolaborasi, dan membumikan nilai-nilai perjuangan Hamzanwadi dalam ikhtiar membangun negeri. Tagline “NWDI 86 Tahun Mengabdi Membangun Negeri”

“Kalau kita mengenang sejarah perjuangan tokoh-tokoh NWDI pada masa lalu, maka kita dapat membayangkan betapa beratnya perjuangan beliau. Oleh karena itu, sebagai generasi saat ini kita harus membumikan nilai-nilai perjuangan itu dalam konteks kekinian agar tidak terputus,” ujarnya.

Untuk memeriahkan pelaksanaan Hultah ke-86 tahun ini, meski negeri ini sedang mengalami pandemi, panitia menyelenggarakan beberapa kegiatan pra Hultah seperti lomba tahfiz, pidato Bahasa Arab, pidato Bahasa Inggris, khataman Al-Qur’an, shalawatan, dan Hiziban Akbar.

Kegiatan pra Hultah ini diikuti oleh santri dari berbagai madrasah atau sekolah dengan cara hybrid. Para pemenang bakal mendapatkan reward dari panitia sesuai dengan perolehannya masing-masing.

Sampai sekarang, lanjut adik kandung Tuan Guru Bajang M. Zainul Majdi itu, para tokoh bangsa telah mengakui kiprah NWDI dalam membangun negeri. Jasa-jasa NWDI telah melahirkan banyak tokoh, baik tokoh agama, masyarakat, dan juga tokoh bangsa yang diakui.

Selain melahirkan tokoh, eksis NWDI yang saat ini menjadi organisasi keagamaan yang dipimpin Tuan Guru Bajang telah mendapat tempat dan menyebar sampai pelosok Nusantara. Bahkan beberapa negara terdapat perwakilan pengurus.

“Oleh sebab itu, patut kita syukuri. Semoga NWDI daiman abada,” harapnya, seraya menambahkan, “Insya Allah akan hadir secara virtual Menkopolhukam, Kepala BNPT RI, Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar, dan banyak syaikh dari Makkah, Yaman, serta Libanon,”tutupnya. (yon)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional