Beranda Headline Penjelasan Kepolisian Soal Beredarnya Laporan Intelijen Soal Pasien Corona di NTB

Penjelasan Kepolisian Soal Beredarnya Laporan Intelijen Soal Pasien Corona di NTB

0
149
Pengendara melintas di Jalan Langko, Ampenan, Mataram yang terpampang Imbauan pencegahan penyeberan virus Corona Covid-19. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB mengumumkan pasien pertama positif virus Corona Covid-19. Namun, di luar informasi resmi yang disampaikan Gubernur NTB, berseliweran pula informasi tidak resmi yang menyebar luas melalui jejaring pesan instan.

Identitas korban berantai masuk ke jejaring pesan instan. Lengkap dengan keterangan kontak fisik terakhir korban dengan orang lain.

“Identitas korban memang tidak boleh diungkapkan. Yang resmi yang sudah diungkapkan Gubernur (NTB),” kata Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, Selasa, 24 Maret 2020.

Pesan berisi data diri korban disusun sebagai laporan peristiwa intelijen. Isinya, terkait pendampingan salah satu warga di Lombok Timur ke Puskesmas untuk pemeriksaan kesehatan pada Senin, 23 Maret 2020.

Warga tersebut pernah kontak fisik dengan pasien positif Corona pertama NTB, perempuan berumur 50 tahun. Warga ini disebutkan memijat pasien positif Corona yang juga pengasuh pondok pesantren. Atas penelusuran kontak itu, warga ini diduga terpapar virus yang sama.

“Kalau yang sudah tersebar itu memang sudah sudah direm. Kita lihat kepastiannya apakah yang bersangkutan itu positif atau tidak ya,” tandas Artanto. (why)

  Dampak Corona, Tingkat Kunjungan Wisatawan ke Gili Terpengaruh

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

thirteen + seven =