Babinsa dan Babinkamtibmas Gerebek Enam Remaja saat Pesta Miras

Anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas  saat menggerebek  remaja yang sedang pesta miras di Sumbawa. (Suara NTB/ist_penrem)

Sumbawa (Suara  NTB) – Babinsa Leseng Koramil 1607-08/Moyo Hulu Sertu Abu Bakar bersama Babinkamtibmas Leseng mengamankan enam remaja belasan tahun di Dusun Sedan Desa Leseng, Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa, Kamis, 13 Februari 2020. Keenam remaja bau kencur itu diduga sedang pesta minuman keras (miras) di rumah salah satu di antara mereka berinsial NR (17).

Informasi pesta miras jenis minuman tradisional Tuak tersebut dijelaskan Sertu Abu Bakar, diperoleh dari warga setempat yang merasa risih dengan perbuatan enam remaja tersebut. Mereka terdiri dari empat anak perempuan dan dua anak laki-laki. Kabar tersebut kemudian dikoordinasikan dengan Babinkamtibmas setempat bersama anggota Polsek Moyo Hulu untuk mengecek kebenaran informasi.

Baca juga:  3 Ton Miras dari Labuan Bajo Gagal Beredar di Bima

“Setelah dilakukan pengecekan dan memang benar mereka sedang minum-minuman tuak,” ujar Sertu Abu Bakar.

Terpisah, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc memberikan apresiasi atas kesigapan dan kepedulian anggotanya bersama pihak Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di desa binaan, khususnya dalam pembinaan generasi muda agar tidak salah arah.

Baca juga:  3 Ton Miras dari Labuan Bajo Gagal Beredar di Bima

Terkait kenakalan remaja, menurut Dandim, perlu adanya penanganan secara komprehensif dan bersama-sama terutama dari pihak keluarga atau orang tua, lingkungan dan pemerintah dengan memberikan nasehat maupun peringatan yang bersifat mendidik sehingga tidak terulang hal yang serupa.

“Peran orang tua sangat dominan dalam mendidik, mengasuh dan membina anak hingga dewasa, setelah itu lingkungan sebagai kontrol sosial,” terang Samsul.

Baca juga:  3 Ton Miras dari Labuan Bajo Gagal Beredar di Bima

Untuk itu, pihaknya mengajak dan mengimbau kepada orang tua dan seluruh komponen masyarakat untuk mengambil bagian dalam mengawasi perilaku sosial masyarakat. Mulai dari lingkup keluarga, lingkungan dan desa sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pergaulan bebas, miras, narkoba maupun tindak kejahatan lainnya.

“Mari kita jaga keluarga kita, lingkungan kita, desa kita dari segala perilaku yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat,” tandas Alumnus Akmil 2000 tersebut. (ars/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

16 − four =