Dorfin Felix Pindah ke Nusa Kambangan

Dorfin Felix. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Warga negara asing (WNA) asal Perancis Dorfin Felix pindah sel. Terpidana kasus pengiriman 2,98 kg narkoba ini dipaksa pindah ke Lapas di Pulau Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Dorfin dipindah karena bandel.

“Alasannya karena dari hasil assesment yang bersangkutan masuk kategori high risk. Pemindahannya sudah ada surat persetujuan dari Pusat,” kata Kepala Lapas Mataram Muhamad Susanni dikonfirmasi Minggu, 9 Februari 2020.

Pemindahan Dorfin berlangsung mulus pada Sabtu, 8 Februari 2020. Dorfin yang dihukum penjara 19 tahun diterbangkan pukul 06.00 Wita. Perjalanannya lengkap dengan pengawalan polisi bersenjata.

Dorfin tiba di Nusa Kambangan sekitar pukul 01.00 WIB. Pindahnya Dorfin ke Lapas berkategori pengamanan maksimum itu akibat ulahnya sendiri. Dorfin  mencoba kabur dari sel Lapas, Minggu (29/9/2019) petang sekitar pukul 18.30 Wita. Saat itu Dorfin tertangkap basah sedang berusaha melubangi tembok.

Dorfin membuat sendiri peralatannya. Yakni patahan besi penutup got dan batu. Patahan besi itu ujungnya dibalut kain agar tidak menimbulkan suara ketika dihantam batu. Saat ditahan polisi pun, Dorfin kabur dari sel Polda NTB Senin (21/1/2019).

Pria asal Perancis ini sempat divonis mati. Dorfin dapat putusan cabut nyawa dari Pengadilan Negeri Mataram. Dia terbukti mengimpor sabu, amphetamine, ketamine, dan metilendioksimetamfetamina seberat 2,98 kg.

Dorfin menerima upah 5.000 euro atau setara Rp87 juta dalam menyelundupkan narkoba itu ke Lombok. Namun, Pengadilan Tinggi NTB menganulir putusan pengadilan tingkat pertama tersebut.

Hakim banding menghukum Dorfin dengan penjara selama 19 tahun dan denda Rp1 miliar subsider satu tahun penjara. (why)

  Ini Daerah Pemasok Narkoba ke NTB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here