Kasus RS Pratama Dompu akan Naik ke Penyidikan

0
1
I Gusti Putu Gede Ekawana. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Penyidik Polda NTB membawa hasil cek fisik gedung RS Pratama Dompu ke auditor negara. Semua saksi di tahap penyelidikan sudah diklarifikasi. Tinggal hasil audit yang akan dijadikan bahan untuk melanjutkan tahapan.

“Kalau sudah final dari BPKP itu baru kita bisa ancang-ancang naik ke penyidikan,” ungkap Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana, akhir pekan kemarin.

Dia menyebutkan, rangkaian penyelidikan awal sudah selesai. Seperti klarifikasi saksi-saksi terkait. Diantaranya pejabat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Pokja ULP, kontraktor pelaksana, sampai kontraktor pengawas.

“(Saksi) sudah semua diklarifikasi. Nanti hasil dari ahli konstruksi di bawa ke BPKP,” terang Ekawana. Klarifikasi saksi itu saat kasus mulai penyelidikan pada tahun 2019 lalu.

Eka menyebutkan, indikasi korupsi dalam kasus itu masih akan terus didalami. Meskipun, cek fisik ahli konstruksi mendapatkan temuan di beberapa titik.

“Bisa bahaya itu. Makanya nanti fisiknya itu dihitung oleh auditor. Nanti kelihatan dari spesifikasinya, sesuai apa tidak,” paparnya.

RS Pratama Manggelewa dibangun pada tahun 2017 lalu. Pembangunannya menggunakan anggaran APBD Kabupaten Dompu dengan pagu sebesar Rp17 miliar.

Sebanyak 44 perusahaan bersaing memperebutkan proyek dengan harga perkiraan sendiri sebesar R16,96 miliar tersebut. PT SA asal Makassar, Sulawesi Selatan akhirnya memenangi tender dengan harga penawaran Rp15,76 miliar. (why)

  CPNS yang Dibatalkan Gugat Pemkab Dompu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here