Bule Inggris yang Meninggal di Gili Trawangan Diduga Mabuk

Jenazah Lee David Merchant saat dibawa ke RS Bhayangkara Polda NTB. (Suara NTB/basarnas)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB merilis hasil penyelidikan penyebab meninggalnya Lee David Merchant, wisatawan asal Wales, Inggris, Rabu 22 Januari 2020 lalu. Berdasarkan hasil olah TKP, korban berenang dalam kondisi pengaruh obat obatan. Di kamar hotel tempatnya menginap ditemukan satu poket sabu-sabu.

Dari hasil pemeriksaan saksi Mariam Mariati, pegawai Tropica Hotel Trawangan, melihat korban berenang di kolam hotel tersebut sekitar pukul 23.30 Wita.

Baca juga:  Karang Taliwang Cari Akar Masalah Tingginya Pengguna Narkoba di Karang Bagu

“Saksi melihat korban sedang berenang di kolam dalam kondisi mabuk,” kata Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Artanto. Sekitar Pukul 01.30 Wita saksi selanjutnya melihat korban terapung dan diperkirakan sudah tak bernyawa.

Melihat kondisi korban, saksi meminta bantuan kepada warga dan wisatawan lain. Korban kemudian dibawa ke tepi kolam, kemudian sebagian warga melaporkan ke anggota Polisi Subsektor Gili Indah. Polisi yang tiba di TKP langsung menghubungi petugas medis untuk mengecek kondisi wisatawan umur 44 tahun itu.

Baca juga:  Aduh, Oknum Mahasiswi Gondol Motor Demi Narkoba

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” sebutnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pemeriksaan dilanjutkan dengan pengecekan dikamar hotel tempat korban menginap. “Di kamar itu ditemukan barang yang diduga sabu- sabu satu klip,” ujarnya.

Baca juga:  Oknum Tenaga Honorer Ditangkap Saat Nyabu

Kasus tersebut sudah ditangani Polres Lombok Utara untuk mengetahui kepastian penyebab korban meninggal. Termasuk hubungannya dengan kondisi korban berenang dalam keadaan mabuk dengan penemuan satu poket sabu sabu.

Salah satu upaya mengetahui penyebab korban meninggal, pihak RS Bhayangkara sedang mempersiapkan proses autopsi. (ars)