Nunggak Ongkos Pekerja, Warga Bongkar Proyek Dispora Loteng

Warga membongkat paddock yang ada di lapangan sepak bola Tibu Sisok Desa Loan Make Janapria, lantaran pihak pemborong belum melunasi pembayaran pengerjaan fasilitas untuk pemain tersebut, Rabu, 22 Januari 2020.(Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Fasilitas penunjang berupa paddock (tempat duduk pemain) untuk lapangan sepak bola yang ada di dusun Tibu Sisok Desa Loang Maka Kecamatan Janapria, Rabu, 22 Januari 2020, dibongkar paksa oleh warga. Pembongkaran dilakukan, karena sampai pengerjaan proyek tuntas pihak pemborong proyek belum juga melunasi sisa pembayaran biaya pembuatan fasilitas tersebut kepada pekerja.

“Jumlahnya memang tidak terlalu banyak, tinggal sisa sekitar Rp8 juta,” ungkap Esman, pekerja proyek, kepada Suara NTB. Tapi karena sudah terlalu lama tidak ada kejelasan pembayaran sampai sekarang, sehingga terpaksa fasilitas yang sudah terpasang tersebut dibongkar kembali.

Baca juga:  Hakim Tolak Eksepsi Dua Terdakwa Kasus Perumahan Subsidi Dompu

Ia mengungkapkan, nilai pengerjaan fasilitas tersebut sebesar Rp33 juta. Berupa pengerjaan pembuatan paddock serta menara pengawas dan komentator. Namun yang sudah dibayar oleh pihak pemborong baru sekitar Rp25 juta. Sisanya hingga saat ini belum ada kejelasan.

Pihaknya sudah beberapa meminta pelunasan. Tetapi pihak pemborong selalu saja beralasan. Dan, alasanya terkesan mengada-ada. “Setiap kali kita tagih, ada saja alasanya. Ini itulah, dan kadang-kadang alasanya tidak masuk akal,” ujarnya.

Sisi satu, dirinya terus didesak oleh pekerja. Karena belum diberikan upaya. Sehingga upaya terakhir yang dilakukan yakni dengan membongkar fasilitas yang sudah terpaksa. Tapi tidak semua fasilitas yang dibongkar. Hanya paddock saja yang senilai dengan sisa tunggakan pembayaran.

Baca juga:  Jaksa Periksa Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok

“Kalau fasilitas lain yang ada tidak kita bongkar. Yang kita bongkar hanya dua paddock yang senilai sisa tunggakan pihak pemborong saja,” akunya seraya menambahkan, secara logika anggaran tahun 2019  sudah selesai. Artinya semua pembayaran proyek sudah selesai. Tetapi kenapa masih ada tunggakan.

Keterangan yang diperoleh Suara NTB menyebutkan, pembuatan fasilitas penunjang tersebut merupakan bagian dari proyek rehab lapangan sepak bola yang dibiayai dari anggaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Loteng tahun 2019. Dengan nama kegiatan penimbunan lapangan sepakbola dusun Tibu Sisok dengan pagu anggaran sebesar Rp91 juta.

Baca juga:  Serahkan Diri, Bendahara PT. Tripat Lobar Langsung Ditahan

Kepala Dispora Loteng, H. Lalu Dipta, yang dikonfirmasi terkait pembongkaran fasilitas proyek Dispora Loteng tersebut, menegaskan kalau pembayaran dari Dispora Loteng sudah selesai ke pihak rekanan. Kalaupun masih ada tunggakan, itu urusan antara pihak rekanan dalam hal ini pemborong dengan warga. “Kalau dari kami sudah selesai pembayaran ke pihak rekanan. Mungkin persoalan antara pihak rekanan dengan warga yang mengerjakan fasilitas tersebut,” jawabnya singkat. (kir)