Bule Inggris Meninggal Terapung di Gili Trawangan

Mayat Lee David Merchant saat dibawa ke pinggir kolam beberapa saat setelah ditemukan terapung

Mataram (Suara NTB) – Lee David Merchant (44), bule asal Inggris Raya ditemukan meninggal dalam kondisi terapung Kamis 23 Januari 2019 di Tropica Gili Hotel, Gili Trawangan, Kecamatan Pemenang Lombok Utara. Penemuan mayat bule itu sekitar Pukul 02.30 Wita. Hingga berita ini ditulis, jenazah masih proses evakuasi untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polda NTB.

Informasi kejadian awalnya diterima Anggota Polisi Subsektor Gili Indah Pukul 09.45 wita dan mendatangi TKP kemudian meminta keterangan saksi saksi. Salah seorang saksi yang pertama kali menemukan adalah Amie Callan Gant, wisatawan asal Australia. Saksi mengaku menemukan korban dalam kondisi terapung di kolam hotel sekitar pukul 02.30 wita.

Baca juga:  Dicopot, Plang TP4D di Proyek Gili Meno

“Saksi menemukan mayat tersebut di kolam renang dengan posisi terapung. Mayat tersebut diangkat dan dibawa ke tepi kolam,” kata Humas Basarnas Mataram, I Gusti Lanang Wisnuwandhana. Saksi dan karyawan hotel sempat mengira korban masih bisa diselamatkan dengan memberi pertolongan awal.

Baca juga:  Oknum Kepsek Cabul Jadi Tersangka, Korbannya Bertambah
Proses evakuasi jenazah Lee David Merchant (Suara NTB/basarnas)

Selanjutnya staf hotel menghubungi Polisi untuk melaporkan kejadian itu. Anggota Polisi Subsektor yang tiba di TKP langsung menghubungi dokter klinik sekitar Gili Trawangan.

“Setelah dicek, korban sudah dalam kondisi meninggal,” kata Lanang.

Selanjutnya anggota Polsubsektor Gili indah melakukan pengecekan identitas korban di kamar hotel. Selain saksi Jamie callan Gant asal Australia, dimintai keterangan juga warga Indonesia lainnya, Maryam Marthati Toding, Sudirman dan M Shadrey.

Baca juga:  Polisi Selidiki Dugaan Pemotongan Dana Gempa

Menindak lanjuti laporan bule yang meninggal dunia itu, personel Pos Siaga Basarnas Bangsal, Polair Polda NTB, Polisi Subsektor Gili Indah dan TNI AL langsung melakukan evakuasi menggunakan speed boat Polair KP 2006. “Jenazah langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum,” ujar Lanang. Sementara Polisi masih menyelidiki penyebab korban meninggal. (ars)