Mantan Ketua PWI Lotim Diperiksa Polisi

Mantan Ketua PWI Lotim, Dimyati saat dimintai keterangan oleh penyidik Pidum Satreskrim Polres Lotim, Senin, 20 Januari 2020.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Kasus dugaan pencatutan nama lembaga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terus berlanjut. Senin, 20 Januari 2020, penyidik Tindak Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Lotim kembali melakukan pemeriksaan kedua dari pelapor. Pelapor kedua ini yakni mantan Ketua PWI Lotim, Dimyati.

Dimyati datang ke Polres Lotim sekitar pukul 09:00 wita dan langsung menuju ruang Pidum untuk menjalani pemeriksaan. Kepada Suara NTB usai pemeriksaan, Dimyati mengaku dicecar sekitar 25 pertanyaan oleh penyidik seputar kebenaran dari Ketua BPPD Lotim berasal dari PWI dan mendapat rekomendasi sebagai pengurus BPPD Lotim periode 2017-2021 maupun pada SK terbaru.  “Sekitar 25 pertanyaan yang dilayangkan penyidik kepada saya,” terangnya.

Baca juga:  Jaksa Rampungkan Berkas Azril

Sementara Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP. I Made Yogi Purusa Utama, SE,SIK, mengungkapkan jika pemeriksaan terhadap para pelapor dari organisasi PWI masih berjalan. Rencananya sebanyak empat pelapor akan diundang untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik atas laporan yang dilayangkannya beberapa waktu lalu. “Untuk terlapor belum kita agendakan. Tapi nanti kita undang setelah pemeriksaan pelapor,” jelasnya.

Baca juga:  Polda NTB Turun Cek Fisik Dermaga Waduruka

Adapun dari laporan itu bersifat perorangan yang ditujukan kepada Ketua BPPD Lotim, Akhmad Roji. Namun tidak menutup kemungkinan dapat dikembangkan ke pengurus BPPD yang lain maupun ke Dispar Lotim tergantung hasil pemeriksaan Ketua BPPD Lotim nantinya.

Baca juga:  Lagi, Tim Gabungan Amankan Truk Pengangkut Sonokeling

Sementara, anggota DPRD Lotim, Abdul Muhid, SH,MH, mendorong supaya pihak kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan pencatutan nama organisasi wartawan. (yon)