Karang Taliwang Cari Akar Masalah Tingginya Pengguna Narkoba di Karang Bagu

Lalu Ahmad Cahyadi.(Suara NTB/viq)

Mataram (Suara NTB) – Kelurahan Karang Taliwang berupaya mencari akar masalah pada tingginya angka penggunaan narkoba di lingkungan Karang Bagu. Sebab, beberapa upaya sudah dilakukan untuk menekan tingginya penggunaan narkoba. Baik dari sosialisasi, pemantauan, dan sampai membentuk forum kewaspadaan dini masyarakat di kelurahannya.

Dihubungi Suara NTB, Lurah Karang Taliwang, Lalu Ahmad Cahyadi menyampaikan, kelurahan sudah beberapa kali melakukan upaya untuk menekan tingginya penggunaan narkoba di lingkungan Karang Bagu. Upaya yang sudah dilakukan dengan membentuk kelompok FKDM beserta mengadakan sosialisasi terhadap bahaya narkotika.
“Saya akui, memang belum maksimal untuk menangani beberapa masalah narkoba di Karang Bagu. Kita pernah coba buat kelompok pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran tarkoba (P4GN) untuk menekan angka pengguna narkoba,” kata Cahyadi kepada Suara NTB, Jumat, 17 Januari 2020.
Diakuinya, kelompok P4GN yang dibentuk pihak kelurahan ini belum bekerja maksimal. Tak hanya itu, pihaknya juga belum berupaya penuh melakukan pencegahan penggunaan narkoba di lingkungannya. “Saya akui memang kami belum bisa maksimal menangani masalah narkoba di lingkungan,” cetusnya.

Baca juga:  Kepala BNN NTB: Lapas Jadi Pusat Kendali Peredaran Gelap Narkoba

Cahyadi meresa permasalahan narkoba di Lingkungan Karang Bagu perlu dicari akar masalahnya. Sebab, dari pendekatan yang sudah pernah dilakukan oleh pihak kelurahan, permasalahan narkoba terindikasi karena terdapat masalah rendahnya tingkat perekonomian warga. “Setelah ada indikasi itu, kemuduian kelurahan pernah coba lakukan pendekatan mulai memberikan pemahaman kepada warga. Dari masalah itu, kami sudah pernah membuat kelompok ekonomi di sana,” jelasnya.
Tak hanya itu, untuk menekan angka pengguna narkoba, kelurahan juga menggandeng semua semua pihak untuk ikut mengawasi penyebaran narkoba. Dari babinkamtibnas, Linmas, kepala lingkungan beserta para tokoh di lingkungan. “Selain kita berdayakan FKDM, juga kita coba libatkan semua pihak, dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda,” katanya.

Baca juga:  Patroli Dalmas Temukan Anak Nongkrong Bawa Narkoba

Ia beranggapan, peran semua pihak bisa menekan peredaran narkoba di lingkungannya. “Supaya tidak berbisnis barang haram, biar ada pekerajaan masyarakat, kita buat kelompok ekonomi. Kita akan berdayakan manusianya. Kita juga akan bekerjasama dan koordinasi dengan pelaku ekonomi untuk meberdayakan masyarakat. Untuk keamanan kita akan koordinasi juga aparat-aparat kemanan dalam hal ini kepolisian,” tutupnya. (viq)