Korban Hanyut di Kali Jangkok Ditemukan di Monjok

Penemuan jasad korban di Sungai Jangkok wilayah Lingkungan Kebun Jaya kelurahan Monjok, Rabu, 8 Januari 2020 pagi. Walikota mengimbau, agar semua orang tua mengawasi aktivitas anak-anaknya agar kejadian seperti kasus tersebut tidak terulang. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Korban hanyut di kali Jangkok lingkungan Karang Mas-Mas akhirnya ditemukan warga. Hasan Wirayuda ditemukan warga di bawah jembatan Monjok, Rabu, 8 Januari 2020 sekitar pukul 07:30 Wita oleh warga setempat.

Setelah dilakukan pencarian selama dua hari dari Basarnas Provinsi NTB, BPBD kota Mataram dan pihak Kepolisian, TNI dan pihak Kecamatan Cakranegara, jasad korban ditemukan warga saat mengapung di kali Jangkok wilayah Lingkungan Kebon Jaya Barat, Kelurahan Monjok.

Menurut Camat Cakranegara, Muhammad Erwan, mayat korban ditemukan oleh warga asal Lombok Timur, Yasin Asyiari yang sengaja berkunjung ke rumah keluarganya di pinggir kali Jangkok. Kata Erwan, penemuan jasad korban saat saudara Yasin duduk di pinggir kali Jangkok di lingkungan Kebun Jaya, Monjok.

Baca juga:  Tak Hiraukan Peringatan, Bule Turki Tewas Tenggelam di Lombok Utara

“Setelah mendengar korban ditemukan, Basarnas langsung mendatangi lokasi penemuan jasad,” kata Erwan yang dikonfimasi, Rabu, 8 Januari 2020.

Selang beberapa saat kata Erwan, Basarnas kota Mataram langsung menuju lokasi penemuan jasad korban. Pada pukul 08:45 Wita, jasad korban dilarikan ke rumah kedua orang tuanya di Karang Mas-Mas Kelurahan Cakranegara Utara.

Baca juga:  Tak Hiraukan Peringatan, Bule Turki Tewas Tenggelam di Lombok Utara

“Setiba di rumah duka, jasad korban langsung dimandikan dan dikafankan,” katanya.

Tak hanya itu, Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh langsung mendatangi rumah duka. Selang beberapa saat, Walikota Mataram ini pun ikut berbela sungkawa atas kejadian yang dialami keluarga korban.

“Kami turut berdukacita atas musibah yang menimpa warga kita, di mana putranya terhanyut pada hari Senin sudah ditemukan,” papar Ahyar.

Bukan hanya itu, Ahyar beserta rombongan pemerintah kota Mataram, langsung melayat untuk bisa memberikan bantuan dalam bentuk santunan kepada keluarga korban. Ia pun mengimbau, agar semua orang tua di Mataram untuk memantau aktivitas anak saat musim curah hujan.

Baca juga:  Tak Hiraukan Peringatan, Bule Turki Tewas Tenggelam di Lombok Utara

“Kita imbau kepada seluruh orang tua untuk berhati-hati gitu. Anak keluar rumah harus ditanya ke mana. Jadi harus ditanya dengan jelas ke mana. Orang tua juga harus mengawasi dengan baik (anaknya). Supaya musibah ini tidak terulang,” tutupnya. (viq)