Jaringan Pengedar dan Pengguna Sabu Terus Diburu

As (26) salah seorang terduga pengedar saat diamankan di Mapolsek Woja, Kamis, 9 Januari 2020. (Suara NTB/Polres Dompu)

Dompu (Suara NTB) – Dalam sebulan terakhir, sejumlah jaringan pengedar dan pengguna sabu berhasil diringkus oleh Polres Dompu. Terakhir, pada Rabu, 8 Januari 2020 malam, dua terduga pemakai dan pengedar diamankan di dua lokasi yang berbeda.

Kapolres Dompu, AKBP. Syarif Hidayat, SH, SIK, melalui Kasubag Humas Iptu Hujaifah, yang dikonfirmasi Suara NTB menyampaikan, sekitar Pukul 17.00 Wita Tim Opsnal Satresnarkoba di bawah kendali langsung Kapolsek Manggelewa, Iptu Ramli, SH, mengamankan salah seorang terduga pengguna sabu. Ia Yt (24) perempuan asal Dusun Sigi Desa Soriutu.

Penangkapan ini buah informasi warga sekitar yang mengetahui adanya transaksi sabu di kediaman tersangka. “Saat anggota masuk rumah, Yt langsung membuang sebuah dompet ke lantai samping kulkas. Kemudian dibuka dan ditemukan uang tunai Rp560 ribu serta 1 paket kecil narkotika jenis sabu,” ungkapnya.

Baca juga:  Konsumsi Sabu dan Miras, Enam Pelajar SMP dan SMA Diamankan ke Mapolres Dompu

Atas temuan kepemilikan barang haram itu, tim melanjutkan proses penggeledahan tubuh dan kamar Yt. Hingga didapati sejumlah bukti lain yang menguatkan dugaan ia sebagai pemakai. Seperti halnya 1 buah pipet, plastik klip sabu, kaca penghisap serta ponsel.

Selain Yt, di waktu yang hampir bersamaan, tim di bawah kendali mantan Kanit Opsnal Satresnarkoba yang kini menjabat Kanit Sabhara Polres Dompu, Iptu Moh Saihun berhasil mengamankan salah seorang terduga pengguna sekaligus pengedar sabu. Ia adalah As (26), asal Lingkungan Bali Bunga Kelurahan Kandai II.

Baca juga:  Jaringan Pengedar Sabu Diringkus Polisi

Dari tangan pria yang dicurigai kerap memiliki, menyimpan dan mengedarkan sabu tersebut, polisi mendapati sejumlah bukti. Antara lain 4 bal plastik klip, 1 buah alat timbang sabu, buku catatan, 1 buah bong kaca serta dua buah hendpon dan 5 buah korek api.

Berkat temuan kepemilikan sabu dan bukti penguat lain, tegas Hujaifah, kedua orang tersebut langsung digiring ke Mapolsek untuk pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. Disamping itu jajaran berkoordinasi dengan toga, toma dan toda untuk memonitor perkembangan situasi di wilayah masing-masing. “Dua tersangka dan barang bukti sudah diaman untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (jun)