Kasus OTT Dana Bantuan Masjid, Tersangka Oknum Pejabat Kanwil Kemenag NTB Diperiksa Lagi

Tersangka dugaan pungutan dana bantuan perbaikan masjid terdampak gempa, H. Silmi (kanan) digiring penyidik Tipikor Satreskrim Polres Mataram, Jumat, 1 Februari 2019 kembali ke ruang tahanan.  (suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Tersangka dugaan pungutan dana bantuan masjid H.  Silmi, menjalani pemeriksaan di ruang Unit Tipikor Satreskrim Polres Mataram, Jumat, 1 Februari 2019. Hari itu Kasi Kepegawaian pada Kanwil Kemenag NTB dimintai keterangan tambahan. Penyidik sedang melengkapi pemberkasan.

Pantauan Suara NTB, tersangka baru keluar dari ruangan penyidik sekitar pukul 11.30 Wita. Tersangka menggunakan seragam khas tahanan warna oranye. Usai diperiksa, tersangka kembali ke sel tahanan Rutan Polres Mataram.

Kapolres Mataram, AKBP Saiful Alam ketika dikonfirmasi enggan menjelaskan materi pemeriksaan. “Masih pemeriksaan-pemeriksaan,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Kasatreskrim Polres Mataram, AKP Joko Tamtomo menerangkan pemeriksaan kemarin untuk tambahan keterangan. “Kebutuhan pemberkasan,” bebernya singkat.

Mantan Plt Kepala Kemenag KSB ini ditetapkan sebagai tersangka dugaan pungutan dana bantuan masjid terdampak gempa Lombok. Dia diduga memerintahkan oknum Kasubbag TU Kemenag Lobar, M. Ikbaludin untuk memungut sebagian dana tersebut.

Dana bantuan masjid terdampak gempa dikucurkan sebesar Rp6 miliar Desember 2018. Alokasi dana tersebut untuk 58 masjid di tujuh kabupaten/kota terdampak. Pungutan berupa potongan antara 10 persen sampai 20 persen untuk 13 masjid yang tersebar di Gunungsari, Lingsar, dan Batulayar, Lombok Barat.

Tersangka Silmi diduga menerima setoran dari Ikbal senilai total Rp 55 juta. Tersangka Ikbal diduga memungut dari empat masjid di Kecamatan Lingsar, dan lima masjid di Kecamatan Batulayar, Lombok Barat.

Kasus itu terungkap dalam operasi tangkap tangan pada Senin, 14 Januari 2019 lalu dengan tersangka Staf KUA Gunungsari, Lalu Basuki Rahman. Saat itu, tersangka sedang mengambil pungutan dari pengurus Masjid Baiturrahman Limbungan, Gunungsari, Lombok Barat. Barang buktinya uang tunai Rp10 juta. (why)

  Gagal Bertarung, Lalu Rudi Fokus Kejar Pangkat Jenderal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here