Selama 2019, Rp74 Miliar Uang Negara di NTB Selamat dari Korupsi

Dedi Irawan (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Selama 2019, sedikitnya Rp74 miliar kerugian negara diselamatkan Kejaksaan Tinggi NTB dan jajaran dari berbagi kasus.  Kategori penanganan kasus, mulai dari tingkat penyelidikan sampai penyidikan.

Berdasarkan laporan dari Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati NTB, angka utuh kerugian negara itu sebesar Rp 74.416.612.314, diperoleh dari penanganan perkara sejak Januari – Desember 2019.  Kerugian negara dan potensi kerugian negara itu diperoleh dari penanganan kasus tingkat penyelidikan dan penyidikan, sebagian penuntutan.

Angka diperoleh dari Kejari Mataram, dua kasus penyelidikan, 3 kasus penyidikan dan tujuh jasus dari penyidik Polri. Total kerugian negara yang diselamatkan Rp 9.755.613.432. dari Kejari Lombok Tengah, satu kasus penyelidikan, 3 kasus penyidikan dan  1 kasus dari Polri, dengan kerugian negara yang diselamatkan Rp 42.841.926.742. sedangkan dari Kejari Lombok Timur, dua kasus penyelidikan, 2 kasus penyidikan. Selain itu, dari 1 kasus penuntutan jaksa dan 2 kasus penuntutan yang berasal dari Polri. Kerugian negara yang diselamatkan Rp 2.180.205.655.

Baca juga:  Kejati Selidiki Tunggakan Rp2,5 Miliar PJU Senggigi

Sementara Kejari Sumbawa, jumlah penyelidikan dua kasus, penyidikan tiga kasus. Selain itu dari penuntutan jaksa 3 kasus, dari Polri 2 kasus. Total kerugian yang diselamatkan Rp 4.624.756.740.

Dari Kejari  Dompu, satu kasus yang ditangani naik penyidikan, satu kasus  dari penuntutan Polri, total kerugian negara Rp 6.894.740.546.

Sedangkan dari Kejari Bima, dua kasus penyidikan, dua kasus penyelidikan. Satu kasus penuntutan jaksa dan enam kasus penuntutan Polri, sehingga kerugian negara yang diselamatkan Rp 8.101.369. 195.

Baca juga:  Keluarga Korban Desak Percepat Proses Hukum Sembilan Polisi

Terakhir dari Kejari Sumbawa Barat, masih satu kasus, itu pun dari penuntutan berkas yang diserahkan Polri.  Kejari paling muda ini masih nihil setoran kerugian negara.

Hal sama di Kejati NTB. Meski sudah menangani 4 kasus dan penyidikan 2 kasus, namun masih nihil angka penyelamatan kerugian.

Dijelaskan juru bicara Kejati NTB, Dedi Irawan, SH.,MH,  total kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 74 miliar. “Ini rekap dari seluruh Kejari, sesuai laporan yang diterima pak Kajati,” jelasnya.

Kerugian negara tersebut sudah disetorkan ke kas daerah dalam rangka upaya pemulihan keuangan negara, khususnya daerah. (ars)