Sabu Stok Tahun Baru Batal Beredar

Suasana penggerebekan rumah pengedar sabu di Dasan Agung, Selaparang, Mataram, Senin, 9 Desember 2019. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Pengedar sabu di kawasan Dasan Agung, Selaparang, Mataram tak berkutik saat digerebek, Senin, 9 Desember 2019 siang. Sebanyak 33 poket sabu siap edar disita.

Polresta Mataram mengembangkan pemilik sabu tersebut. Penggerebekan sekitar pukul 15.00 Wita itu mengagetkan seisi rumah. Pria yang berada di rumah tersebut sedang asyik menata uang yang diduga hasil transaksi narkoba.

Dia ditemukan di dalam kamar sedang menunggu pembeli. Tapi tak disangka yang datang malah polisi.

Di kamar itu, ditemukan tiga bilah parang. Uang tunai Rp150 ribu juga masih berserakan. Di balik topi-topi yang digantung di dinding nihil barang bukti.

Baca juga:  Titipan Sabu Giring Rian ke Penjara

Poketan sabu baru ditemukan saat tim membongkar lemari pakaian. Sabu diselipkan di antara baju-baju. Di dalam dompet warna cokelat.

“Setelah dihitung barang buktinya 33 poket sabu. Beratnya masih kita timbang dulu,” ungkap Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa di sela penggerebekan.

Dia menambahkan rumah tersebut digerebek karena pihaknya menerima informasi. Bahwa rumah itu sering dipakai untuk pesta sabu.

Baca juga:  Sabu 2 Kg Nyaris Beredar di NTB

“Dari pemeriksaan sementara, dia ini baru mulai ikut bisnis ini dua minggu belakangan ini. Untuk identitas pelakunya nanti kita jelasnya setelah penyidikan,” terangnya.

Asal barang haram itu masih diselidiki. Termasuk hubungannya dengan sepupu pelaku yang diduga sebagai target peredaran narkoba. Pelaku yang diamankan masih menjalani pemeriksaan. Belum ada penetapan tersangka.

Adi mengungkapkan, sabu tersebut diduga akan diedarkan untuk memenuhi permintaan perayaan malam pergantian tahun. “Dijualnya Rp100 ribu. sabu ini stok untuk tahun baru,” bebernya. (why)