Diduga Edarkan Narkoba, Tukang cabut Bulu Ayam Ditangkap

Tersangka pengedar narkoba 5,86 gram digiring ke ruang tahanan Polresta Mataram, Rabu, 4 Desember 2019. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Penghasilannya sebagai tukang cabut bulu ayam potong membuat UA (25) cari duit sampingan. Pria ini diduga mengedarkan sabu sejak sebulan belakangan ini. Dia mendapatkan suplai dari bandar di Masbagik, Lombok Timur. Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa menerangkan, tersangka UA sudah mengenal narkoba sejak tahun 2015.

Awalnya hanya coba-coba. Tetapi kemudian, dia beralih jadi pengedar. “Dalam sebulan belakangan ini, dia sudah memesan lima kali. Dia ngambil tiap 5 gram,” ujarnya dikonfirmasi Rabu, 4 Desember 2019 kemarin. UA ditangkap di rumahnya di Karang Taliwang, Cakranegara, Mataram. Tersangka kepergok saat hendak mengedarkan. Dia bahkan sempat membuang barang bukti dua dari total tiga poket sabu.

Baca juga:  Dua Terduga Pengguna Narkoba Diringkus Polisi

“Dia mau transaksi. Begitu kita datang, dua poket dia buang di sungai kecil. Di dalam jok motornya ditemukan satu poket lagi,” kata Adi. Tersangka UA tidak bisa mengelak dan langsung mengakui sabu itu sebagai miliknya. Total beratnya 5,86 gram. Dia mengakui membeli sabu itu per gramnya Rp1 juta. “Tersangka mengakui memesan barang dari Masbagik, Lombok Timur. Sabu itu kemudian dijual kembali dengan dia mengambil keuntungan 50 persen,” beber Adi.

Baca juga:  Razia Hiburan Malam di Sumbawa, Dua Orang Positif Narkoba

Adi menambahkan, tim masih menyelidiki keterlibatan bandar berinisial N yang diduga sudah menyuplai UA dengan sabu sebanyak lima kali pengiriman. “Masih dikejar,” pungkasnya. Selain sabu, barang bukti lain yang turut disita yakni motor yang dipakai tersangka Honda Vario DR 6645 CV. Tersangka UA dijerat dengan pasal 112, 114, dan atau pasal 127 UU RI No35/2009 tentang narkotika, yang ancaman penjaranya minimal empat tahun dan paling lama 20 tahun. (why)