Jaksa Tolak JC Muhir

H. Muhir (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Harapan mantan anggota DPRD Kota Mataram H. Muhir mendapat remisi pupus. Permohonan justice collaborator (JC) terpidana korupsi fee anggaran rehab sekolah terdampak gempa ini ditolak jaksa. JC itu merupakan prasyarat bagi terpidana korupsi agar bisa mendapat pengurangan masa pidana.

Kasi Pidsus Kejari Mataram Anak Agung Gde Agung menyatakan pihaknya tinggal mengeksekusi denda pidana Muhir. Sementara pidana penjara sudah dieksekusi sebelumnya.

“Kalau untuk JC-nya tidak kami kabulkan. Jadinya nanti dapat dipertimbangkan untuk tidak mendapat remisi,” ujarnya dikonfirmasi kemarin.

Alasannya, Muhir tidak memenuhi syarat sebagai orang yang berkolaborasi dalam mengungkap tindak pidana korupsi. Sehingga jaksa melaksanakan putusan hakim tanpa adanya pertimbangan JC tersebut. “Putusannya sudah kita eksekusi. Tinggal menunggu pembayaran pidana dendanya,” imbuhnya.

Baca juga:  Oknum Aplikator Diduga Bawa Kabur Dana RTG di Gunungsari

Penasihat hukum Muhir, Burhanudin dikonfirmasi terpisah mengaku belum bersikap atas ditolaknya JC tersebut. “Saya belum koordinasi dengan tim,” ucapnya. Mahkamah Agung menghukum Muhir dengan pidana penjara selama dua tahun dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan. Vonis itu dijatuhkan dalam putusan kasasi.

Terdakwa Muhir terbukti secara sah dan meyakinkan menerima uang sebesar Rp30 juta dari mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram H Sudenom. Uang tersebut terkait anggaran Rp4,29 miliar untuk perbaikan fisik dan program rehabilitasi pascabencana  5 SMP negeri, dan tiga PAUD/TK negeri di Kota Mataram.

Baca juga:  Unsur Perbuatan Melawan Hukum Belum Terpenuhi di Kasus Proyek Rusun Sumbawa

Sementara hakim banding Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Tinggi NTB sebelumnya, menghukum Muhir dengan empat tahun penjara. Serta denda Rp100 juta subsider dua bulan kurungan. Pada pengadilan tingkat pertama, Muhir dijatuhi Pengadilan Negeri Mataram dengan penjara selama dua tahun dan denda Rp50 juta subsider dua bulan kurungan. (why)