Oknum Guru Diduga Cabuli Siswi Sejak Kelas 1 SD di Dompu

MY (54) oknum guru PNS terduga pelaku pencabulan diamankan di Mapolres Dompu, Senin,  25 November 2019. (Suara NTB/Polres Dompu)

Advertisement

Dompu (Suara NTB) – Kasus dugaan pencabulan siswi salah satu sekolah di Dompu, diatensi penyidik Satreskrim Polres Dompu. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan termasuk korban. Sementara terduga pelaku yang merupakan guru PNS inisial MY (54), masih menunggu kelengkapan bukti untuk diringkus.

Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP. Reza Fahmi, SH, MH., SIK dikonfirmasi wartawan menyampaikan, dugaan pencabulan tersebut diketahui orang tua korban setelah mendengar pengakuan langsung sang anak pada Kamis 21 November 2019. Di mana saat akan membuang air kecil korban tiba-tiba merintih kesakitan pada bagian kemaluannya.

“Setelah dicecar pertanyaan oleh orang tuanya akhirnya sang anak ini mengaku telah dicabuli sejak Kelas 1 SD,” ungkapnya.

Atas pengakuan tersebut orang tua korban langsung melaporkannya ke Mapolres untuk ditindaklanjuti pada Jumat 22 November. Sejauh ini, sejumlah saksi telah beberapa kali dimintai keterangan termasuk korban.

Tindak pidana melanggar hukum yang menimpa siswi berusia delapan tahun ini, tegas Reza Fahmi, menjadi atensi khusus pihaknya untuk sesegera mungkin dituntaskan. “Kita dalami dulu dari terlapor untuk kronologinya. Karena untuk pemeriksaan terhadap anak tidak bisa sekaligus, harus di dalami pelan-pelan  baru mengarah ke saksi dan alat bukti lain,” jelasnya.

Semenjak kasus tersebut dilaporkan pihaknya memang belum mengambil sikap apa-apa terhadap terduga pelaku. Namun, komitmennya kasus ini mesti segera tuntaskan agar bisa meringkus MY. “Kekhawatiran untuk pelaku kabur ada, tapi kita tetap berupaya maksimal secepatnya. Kalau sudah cukup bukti pasti kita lakukan penahanan, nunggu apalagi. Saya juga pribadi kalau masalah seperti ini atensi saya,” pungkasnya.

Sementara, pantauan Suara NTB di lapangan, keluarga korban yang mengetahui terduga pelaku masih dibiarkan bebas siang kemarin langsung memblokade jalan raya. Mereka menuntut agar oknum Guru PNS yang mengajar Penjaskes ini segera ditangkap dan diadili. Harapan itu tak lama kemudian diindahkan polisi sore kemarin. (jun)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.