Pejabatnya Ditangkap, Ini Tanggapan Bupati Lobar

Fauzan Khalid (Suara NTB/dok)

Advertisement

Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) akan menghormati proses hukum menyusul kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT)  Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Lobar, Ij, Selasa, 12 November 2019 kemarin. Pemda masih menunggu surat pemberitahuan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram, terkait status IJ.

Kalau status IJ ditetapkan sebagai tersangka, barulah Pemda mengambil langkah selanjutnya berupa pembebasan dari jabatan yang bersangkutan sebagai Kepala OPD (Dispar).

‘’Saya belum tahu masalah yang menyebabkan Kadis Pariwisata diduga terkena OTT,’’ ujar Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, yang dikonfirmasi Selasa kemarin. Sebab kemarin bupati baru sampai di Bogor.  Ia bersama Forkopimda provinsi dan kabupaten / kota se-Indonesia diundang Presiden.

Namun demikian pihaknya akan mengikuti proses hukum dalam persoalan ini. ‘’Saya juga akan melakukan tindakan sesuai hukum. Semua pejabat di Lobar harus mengambil pembelajaran dari kasus ini,’’ tegas Bupati.

Sekda Lobar melalui Kabag Hukum Ahmad Nuralam mengatakan, pihaknya menunggu kepastian status hukum Kadispar Lobar yang diduga terjaring OTT. Setelah itu kata dia, barulah Pemda mengambil tindakan kepegawaian.

‘’Kami tunggu surat pemberitahuan mengenai status hukum Kepala OPD yang diduga terjaring OTT,’’ jelas dia.  Menurunya, mengacu Kemenpan RB dan SKB bahwa saksi terberat terhadap oknum pejabat yang terindikasi terlibat kasus korupsi yang berkekuatan hukum tetap maka dapat diberhentikan.

Termasuk surat pemberitahuan tentang penahanan dan penetapan tersangka dari Kejari ini menjadi alas untuk menentukan langkah hukum yang ditempuh Pemda seperti bantuan hukum. Yang jelas katanya, pihak Pemda tetap memberikan support moril kepada Kadispar agar bersangkutan bisa melalui proses hukum sampai tuntas.

Pihaknya belum bisa memastikan apakah Pemda bisa memberikan bantuan hokum atau tidak. Sebab dilihat dulu kasusnya. Kalau sifatnya kasus pribadi, maka Pemda tidak bisa memberikan bantuan hukum. ‘’Mungkin 1-2 hari ini ada berita acara penetapan status beliau,’’ pungkasnya.  (her)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.