Detik-detik Penangkapan Kadispar Lobar

IJ digiring keluar ruang pemeriksaan menuju mobil tahanan. (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Lombok Barat (Lobar) inisial IJ terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Selasa, 12 November 2019 oleh tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram.

IJ ditangkap karena diduga memeras kontraktor pelaksana pekerjaan fasilitas pendukung wisata di Lombok Barat. Dari tangannya disita uang Rp 95.850.000, diduga dari fee proyek senilai Rp1,5 miliar tersebut.

Sementara kronologi penangkapan, tim penyidik Intelijen dipimpin Kasi Intelijen Agus Taufikurrahman menggerebek ruangan kerja IJ. Dalam video detik detik penangkapan, tim tiba Pukul 13.34 Wita, ketika aktivitas perkantoran masih berlangsung.

Didatangi penyidik, sejumlah staf tampak panik. Sementara sejumlah Jaksa terus merangsek masuk ke ruang kerja IJ. Saat digerebek IJ tidak terlihat di meja kerjanya. Penyidik kemudian masuk ke los ruangan berbeda dan mendapati IJ sedang bersembunyi.

Baca juga:  Pejabatnya Ditangkap, Ini Tanggapan Bupati Lobar

Agus kemudian mencokok IJ dan membawa ke ruang kerja utama. Sementara tas ransel warna hitam ditemukan di pojok ruangan kemudian dibawa ke atas meja.

Taufik membuka resleting tas dan menemukan amplop cokelat berisi barang bukti uang. Tanpa perlawanan, IJ langsung diborgol dan digiring petugas sekitar Pukul 13.50 Wita.

Dalam proses pemeriksaan awal hingga petang kemarin, IJ masih berkelit. Ia mengelak uang yang di dalam tas ransel warna hitam disita penyidik itu miliknya.

“Terduga menyatakan tidak tahu menahu akan uang tersebut,” kata juru bicara Kejati NTB Dedi Irawan, SH.,MH mengutip hasil pemeriksaan beberapa saat setelah OTT.

IJ berkelit bahwa uang Rp 95.850.000 itu bukan dari kontraktor proyek fasilitas pariwisata, tapi diberikan bawahannya, salah satu Kepala Bidang (Kabid). Menguatkan alibinya, IJ mengaku sedang bersiap siap untuk studi lanjutan untuk kuliah strata tiga.

Baca juga:  Ispan Mulai Disidang Pekan Ini

“Terduga menyatakan bahwa akan berangkat ke luar daerah untuk mengikuti studi S3. Sehingga tidak tahu menahu uang tersebut,” ungkap Dedi Irawan.

Sementara pantauan Suara NTB hingga petang kemarin, pemeriksaan IJ masih berlangsung. Mobil tahanan warna hijau lumut sudah menunggu untuk membawa mantan Kabag Humas Setda Lobar ini ke Lapas Mataram.

Pukul 19.30 Wita pemeriksaan akhirnya selesai. IJ dibawa keluar ruangan pemeriksaan menuju mobil tahanan. Mengenakan baju warna putih, IJ menunduk dan tak mengeluarkan sepatah kalimat pun meski dicecar wartawan. Ia langsung dijebloskan ke mobil tahanan. (ars)