Polisi Telusuri Ratusan Motor Tanpa Surat Lengkap

Sejumlah motor bodong diduga hasil pencurian diamankan di Mapolda NTB. Motor tersebut disita selama pelaksanaan Operasi Zebra Gatarin 2019. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Temuan motor diduga bodong yang disita selama Operasi Zebra Gatarin 2019 ditindaklanjuti. Sekurangnya 300 motor tidak jelas pemiliknya. Motor tersebut diduga hasil tindak pidana pencurian.

Wadirlantas Polda NTB AKBP Desy Ismail menegaskan bahwa motor-motor yang disita itu sudah diidentifikasi berdasarkan nomor mesin dan nomor rangkanya. “Yang kita curigai hasil pencurian datanya kita koordinasikan dengan Reskrim,” ucapnya.

Motor tersebut terjaring razia. Sementara pengendaranya tidak mampu menunjukkan baik SIM maupun STNK sehingga motor yang disita. Sampai pelaksanaan operasi berakhir, motor yang disita itu tidak juga diambil pengendara yang kena tilang tersebut.

Baca juga:  Polda NTB Tembak Buron Pencuri Spesialis Motor

“Pada saat mengambil kan dia harus menunjukkan dokumen kepemilikan. Kalau tidak ada ya kita patut curigai bahwa itu motor bodong,” terangnya, didampingi Kabid Humas Kombes Pol H Purnama.

Selain itu, imbuh dia, sejumlah motor yang disita juga tampak adanya kesengajaan untuk menghilangkan asal-usul. Seperti nomor rangka dan nomor mesin yang dirusak.

“Nanti kita telusuri dari sistem kita. Kan kelihatan itu siapa pemiliknya. Kalau memang pernah ada merasa pernah kehilangan, kita tindaklanjuti,” sebut Ismail.

Baca juga:  Polda NTB Tembak Buron Pencuri Spesialis Motor

Dia mengimbau kepada masyarakat yang kendarannya hilang atau menjadi korban curanmor untuk mengecek kendaraannya di Polda NTB.

Polda NTB mengeluarkan sebanyak 24.080 sanksi tilang kepada pelanggar lalulintas. 3.367 pengendara disanksi teguran. Penindakan meningkat 125 persen.

Pengendara sepeda motor paling banyak diberi sanksi tilang yakni 21.706 pengendara. Pelanggaran paling tinggi yakni pengendara tidak memakai helm, surat kendaraan tidak lengkap, melawan arus, dan berboncengan melebihi muatan. (why)