Polda NTB Klarifikasi Sekda KLU Soal Anggaran Sewa Rumdis Bupati

Sekda KLU, H. Suardi (kiri) memberikan keterangan kepada media usai memberikan keterangan kepada penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB, Kamis, 7 November 2019.  (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB mulai menyelidiki anggaran sewa rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara. Untuk keperluan pengumpulan data, penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB memintai keterangan Sekda Lombok Utara, H. Suardi. Klarifkasi terkait rumah pribadi Bupati Lombok Utara yang disewa sebagai rumah dinas.

H. Suardi baru selesai memberikan keterangan Kamis, 7 November 2019 siang sekitar pukul 13.00 Wita. Begitu keluar, dia tampak sedang menghubungi pengemudi mobil dinasnya.

“Jadi soal itu sudah ada aturannya,” ujarnya sambil melangkah keluar menuju gerbang Polda NTB. Dia mengaku diklarifikasi perihal anggaran Rumdis Bupati tersebut.

Baca juga:  Usut Anggaran Sewa, Polda NTB Geledah Rumdis Bupati - Wakil Bupati KLU

Suardi menegaskan bahwa sewa Rumdis Bupati dan Wakil Bupati itu sudah memenuhi ketentuan.

“Itu sudah ada Permendagri No 37 Tahun 2010,” terangnya.

Berdasarkan penelusuran Suara NTB, Permendagri No 37 Tahun 2010 tersebut mengatur tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2011.

Kemudian, untuk Rumdis Bupati/Wakil Bupati diatur lagi dengan Perda KLU No 1 Tahun 2014 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Sekda tidak merinci lebih lanjut mengenai anggaran sewa Rumdis. “Kalau tidak sekitar 90 (juta). Rincinya tanyakan kepada teman-teman yang ada di dalam. Masih ada yang di sana,” tutupnya.

Baca juga:  Giliran Kadistan se-Pulau Sumbawa Diperiksa

Data dihimpun Suara NTB, biaya sewa dan pemeliharaan rumah pribadi menjadi rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara ini telah dibahas dan disetujui dalam pembahasan APBD Lombok Utara.

Dalam alokasi anggaraan lima tahun terakhir, terhitung mundur sejak tahun 2017, pemerintah melalui APBD telah mendistribusikan dana hingga mencapai Rp2,4 miliar untuk biaya sewa dan pemeliharannya. (why)