Residivis Narkoba Ditangkap Diduga Karena Mencuri

Residivis kasus narkoba, Amin Lebeh (kedua kiri) tertangkap polisi lagi untuk kedua kalinya. Amin disangka mencuri alat permesinan di Sandubaya, Mataram. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Keluar dari penjara karena kasus narkoba, Amin Lebeh (52) berulah lagi. Kali ini, Amin diduga ikut mencuri mesin tempel perahu. Dia beraksi bersama lima orang lain dengan peran berbeda. “Dia beraksi bersama lima orang lainnya. Dia turut membantu mencongkel pintu gudang rumah korban,” ungkap Kapolres Mataram AKBP H Saiful Alam, Selasa, 29 Oktober 2019 didampingi Kapolsek Cakranegara AKP Zaky Maghfur.

Amin ketahuan aksinya saat hendak menjual barang curiannya, yakni mesin tempel perahu merek Yamaha 5 PK. Mesin yang aslinya dihargai Rp12 juta itu hanya dijual miring. “Dijual Rp1,4 juta,” terang Alam. Tersangka warga Gerung Butun, Mandalika, Sandubaya, Mataram ini beraksi bersama, AG, RZ, RM, HM, dan AN. Mereka membobol gudang rumah korban pada dini hari Selasa pekan lalu, di Jalan Sandubaya, Bertais, Sandubaya, Mataram.

Baca juga:  Bandar Belum Tersentuh di Operasi Antik 2019

Mereka mrusak pintu untuk selanjutnya mengambil mesin tempel, tangga, mesin bor, mesin gerinda, mesin profil, pompa perahu, pelampung, CCTV, dan kompresor. “Kerugian korban sampai Rp40 juta,” beber Kapolres. Sementara itu, Polsek Cakranegara membongkar kasus pencurian di depan pertokoan di Jalan Bung Karno, Cilinaya, Mataram. korbannya baru tahu sudah kehilangan motor ketika hendak istirahat kantor.

Baca juga:  Lagi, Residivis Pengedar Sabu Tertangkap

“Kunci kontak tertinggal di motor. Pelaku ini melihat kesempatan dan langsung membawa kabur motor tersebut,” ujar Alam. Motor korban, Honda Scoopy DR 6045 CA belum sempat digadai. Pelaku sudah ditangkap lebih dulu. “Kami imbau kepada masyarakat agar cermat ketika bepergian, termasuk saat memarkir kendaraan. Pastikan kendaraan dikunci ganda. Apabila ada pencurian, kami akan berusaha mengungkap siapa pelakunya,” tutup Kapolres. (why)