Terduga Preman yang Palak Pedagang Jalan Bypass Ditangkap

Kapolres Mataram Saiful Alam menunjukkan tersangka preman yang memalak pedagang Jalan Bypass Jempong Sekarbela. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Ramainya pedagang kaki lima di tepi Jalan Bypass, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram membuat preman tergiur. Satu pelaku, Pardi (36) pun ditangkap karena melakukan pemerasan.

Warga Perampuan, Labuapi, Lombok Barat ini minta ‘uang keamanan’ Rp100 ribu seminggu. Pardi baru menerima setoran satu kali sampai akhirnya ditangkap.

“Pengakuannya uang jatah preman. Ditagih dua minggu sekali,” ungkap Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam, Kamis, 24 Oktober 2019.

Pelaku, menurut keterangan salah satu korban, kerap mengancam apabila jatah preman tidak diberikan. Selain memaksa, Pardi juga menakuti-nakuti korbannya.

“Mengancam akan merusak kendaraan korban dan akan membawa lebih banyak kawannya lagi,” beber Alam.

Baca juga:  Curi Kotak Amal Masjid, Pemuda Tanggung Dihakimi Warga

Pelaku datang seolah-olah kenal dekat dengan korban. Selain itu juga datang mengingkatkan bahwa korban seolah berutang setoran jatah preman tersebut. Tindak-tanduk Pardi langsung masuk radar Polsek Ampenan.

Pardi akhirnya ditangkap pada dini hari usai menjalankan aksi premannya. Awalnya sempat hendak kabur ke rumahnya. Begitu yang dilihat polisi, Pardi kehilangan kegarangannya yang selama ini dia tunjukkan kepada para pedagang.

“Pelaku ini sudah memeras korbannya sebanyak empat kali. Dua minggu sekali dia datang minta Rp200 ribu. Sampai saat ini korban baru memberinya satu kali,” terang Kapolres.

Sementara itu, Polsek Narmada membekuk jambret jalanan yang kerap beroperasi di Jalan Raya Narmada, Lombok Barat. pelakunya, Eka (35) seorang residivis pencurian asal Mandalika, Sandubaya, Mataram.

Baca juga:  Polda NTB Tembak Buron Pencuri Spesialis Motor

Pelaku diduga mengambil motor Yamaha Mio GT DK 5794 CI ditambah bonus ponsel pintar Xiaomi.

“Pelaku ini bersama temannya memang mencari korban-korban yang lengah,” beber Kapolres. Korbannya meninggalkan ponsel di laci depan motor matic-nya untuk berbelanja, Selasa sore lalu. Eka lalu datang menyambar ponsel tersebut. Kawannya berinisial AX kabur.

“Pelaku ini kedapatan saat dikejar. Barang bukti HP curian ditemukan di dalam kantong celananya. Temannya yang jadi joki itu masih diburu,” pungkas Alam. (why)