Kepala Sekolah Ditemukan Tewas di Hotel Melati

Penemuan jenazah kepala SD, Ruwian di Hotel Astawa Cakranegara Mataram, Rabu, 21 Agustus 2019 kemarin. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Kepala SD di Lombok Timur, Ruwian (60) ditemukan sudah tak bernyawa, Rabu, 21 Agustus 2019 pagi. Korban ditemukan terbujur di kamar mandi Hotel Astawa I Cakranegara Barat, Cakranegara, Mataram. Polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.

Korban ditemukan kali pertama oleh penjaga hotel, Made Bagus Alit Mahendra pagi hari sekira pukul 06.00 Wita. Korban yang berasal dari Wakan, Jerowaru, Lombok Timur ini ditemukan tergeletak tanpa busana.

Bagus mengatakan terakhir kali berkomunikasi dengan korban pada Selasa, 20 Agustus 2019 sekitar pukul 20.30 Wita. Kala itu korban baru mendaftar masuk kamar nomor 19. Korban berpesan minta dibangunkan pukul 24.00 dini hari.

“Saya bangunkan saya gedor pintu kamar sekitar pukul 00.30 Wita

tapi tidak ada respon,” ucapnya.

Bagus memutuskan kembali ke lobi untuk istirahat. Sampai kemudian pada pukul 06.00 Wita Rabu, 21 Agustus 2019, Bagus kembali mencoba membangunkan Ruwian. Hasilnya sama. Berbekal rasa curiga, Bagus mengambil keputusan membuka pintu. Kebetulan pintu tidak terkunci.

“Di tempat tidur tidak ada. Korban di kamar mandi tanpa busana. Posisinya tergeletak,” ujarnya.

Wakapolsek Cakranegara Iptu Made Kartha menjelaskan korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk divisum.

“Penyebab kematian masih didalami,” ujarnya mengonfirmasi.

Terpisah, keluarga korban Abdul Wahid menyebutkan, Ruwian sehari sebelumnya menghadiri rapat di kantor UPTD. Namun meski diminta pulang karena ada tamu, korban tak kunjung datang.

“Dia bilang lagi di luar. Diminta saya yang urus (tamu),” ucapnya. Wahid mengaku sepengetahuannya korban tidak memiliki riwayat penyakit. (why)