Jaringan Penadah Curanmor Lintas Kabupaten Ditangkap di Loteng

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles Girsang (Suara NTB/dok)

Praya (Suara NTB) – Dua terduga pelaku yang menjadi bagian dari jaringan penadahan sepeda motor hasil pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten berhasil dibekuk jajaran Polres Lombok Tengah (Loteng). Keduanya masing-masing FAS (27) asal Desa Beleka Kecamatan Praya Timur serta Su (29) warga Desa Sukarara Kecamatan Kecamatan Sakra Timur Lombok Timur (Lotim). Pelaku ditangkap di tempat berbeda, Kamis,  1 Agustus 2019 malam.

Polisi kini masih terus mengembangkan kasus ini untuk mencari tahu jaringan dari para pelaku. “Kita menduga ini jaringan yang melihatkan banyak pelaku,” sebut Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles Girsang, SIK., Sabtu, 3 Agustus 2019.

Sebelumnya, Polres Loteng mendapat laporan terkait kasus begal dengan korban Lalu Ilham, warga Kelurahan Tiwu Galih Praya, tanggal 30 Juli 2019. Saat itu korban sekitar pukul 21.45 wita dihadang oleh tiga orang pelaku saat melintas di jalan raya depan Pasar Beleka Dusun Kebon Taman Desa Beleka Kecamatan Praya Timur.

Sembari menodongkan senjata tajam, pelaku menghentikan korban dan langsung merampas paksa sepeda motor milik pelaku. Karena kalah jumlah, korban sendiri tidak bisa berbuat apa-apa. Selain pasrah melihat sepeda motornya dibawa kabur oleh para pelaku. Korban pun langsung melaporkan kejadian yang dialami ke aparat Polres Loteng.

Mendapat laporan, polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan. Selang dua hari pasca kejadian, polisi mendapat informasi prihal keberadaan sepeda motor korban. Di mana sepeda motor korban sedang dibawa oleh pelaku Su. Malam itu juga polisi bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku Su.

Namun kepada polisi pelaku Su mengaku kalau sepeda motor tersebut merupakan milik pelaku FAS. Tidak mau menunggu lama, polisi langsung bergerak menuju rumah pelaku PAS di Desa Beleka Praya Timur. Tanpa halangan berarti, polisi langsung menangkap pelaku dua jam kemudian. “Pelaku FAS kita tangkap saat berada di rumah orang tuanya,” sebut Rafles.

Usai menjalani interogasi, kedua pelaku kemudian diamankan di Mapolsek Praya Timur untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. “Kita masih akan terus dalami kasus ini. Karena bisa jadi masih ada pelaku lainnya yang terlibat,” tandasnya. (kir)