Oknum Sopir Angkutan Umum Kecanduan Sabu

Kapolres Mataram Saiful Alam (kedua kanan) menunjukkan bukti sabu yang disita dari tersangka SH, supir angkutan umum (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Seorang supir angkutan umum, SH alias SA (28) kepergok ikut bisnis sabu. Pria lulusan SD ini diduga menjadi kurir. Selain itu, sabu dipakai sendiri. Alasannya, biar kuat menahan kantuk saat sedang mengemudi.

Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam menjelaskan, SH tertangkap saat sedang mangkal di Terminal Mandalika, Bertais, Sandubaya, Mataram. Barang bukti sabu disita dari kantong celananya. Salah satu kios dicurigai sering dijadikan tempat pesta narkoba. Sayangnya, pada Sabtu (6/7) lalu, SH ternyata sudah pulang.

Baca juga:  Janda IRT Lanjutkan Bisnis Jual Sabu Suami

Tim Satresnarkoba lalu menggerebek SH di rumahnya di Nyangget, Keru, Narmada, Lombok Barat petang hari sekitar pukul 22.00 Wita. Tersangka SH mengantongi sabu di celananya. Rencananya, barang haram itu akan diedarkan sesuai suruhan CK, seorang bandar dia atas SH. “Dia mengaku dapat barang dari daerah Kembang Kuning Narmada,” sebut Alam.

Barang bukti disita dari SH antara lain enam poket sabu yang beratnya 0,64 gram, satu set alat hisap, dan delapan plastik klip yang belum terisi. “Dari hasil tes urine, dia positif mengonsumsi sabu. Alasannya, dia ini yang sehari-hari bekerja sebagai supir tidak ngantuk waktu bekerja,” terang Kapolres.

Baca juga:  Janda IRT Lanjutkan Bisnis Jual Sabu Suami

Selain dijerat dengan pasal 127, tersangka SH juga dikenai pasal 112 dan atau pasal 114 UU RI No35/2009 tentang narkotika. Ancaman pidana penjaranya paling singkat lima tahun. “Kami mengimbau kepada pengurus perusahaan angkutan umum untuk mengecek sopir dan kernetnya dari penyalahgunaan narkoba. Karena ini bisa membahayakan orang banyak,” pungkas Alam. (why)