Korupsi Kredit Perumahan, Jaksa Sita Aset PT Pesona Dompu Mandiri

Kejati NTB menyita aset PT Pesona Dompu Mandiri di Kandai Satu, Dompu yang diduga terlibat dalam korupsi pemberian modal kerja dari Bank NTB Cabang Dompu. (Suara NTB/ula)

Mataram (Suara NTB) – Kejati NTB menyita aset PT Pesona Dompu Mandiri terkait dugaan korupsi kredit modal kerja dari Bank NTB Cabang Dompu. Penyitaan aset tersebut merupakan salah satu alat bukti.

Jaksa penyidik sudah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus yang merugikan negara Rp6,3 miliar tersebut. Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati NTB Ery Ariansyah Harahap menjelaskan bahwa penyitaan tersebut berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri Dompu. “Lahan itu bukti aset yang kita sita. Masuk dalam kelengkapan berkas,” ujarnya, Rabu, 3 Juli 2019 kemarin.

Penyitaan dilakukan dengan menancapkan plang sitaan di lokasi aset di Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu, Dompu. Aset tersebut disita sejak April 2019 lalu setelah penyidik mengantongi penetapan pengadilan. Ery menambahkan, jaksa penyidik saat ini sedang merampungkan berkas dua tersangka.

Baca juga:  Polda NTB Gali Modus Dugaan Korupsi Bibit Bawang Bima 2016

Hal itu untuk mempersiapkan langkah ke tahap selanjutnya, yakni penuntutan. “Jadi sekarang kita tinggal rampungkan berkas,” terangnya. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan bahwa ada indikasi sebagai aliran dana yang tidak sehat dalam proses pemberian kredit modal kerja dari Bank NTB Cabang Dompu kepada PT Pesona Dompu Mandiri.

Baca juga:  Jaksa Kebut Pemeriksaan Saksi Kasus APE TK/PAUD Kota Bima 2018

Dana sebesar Rp6,3 miliar muncul dari lima transaksi. Pengucuran dana secara bertahap, antara lain Rp3 miliar, Rp1,5 miliar, Rp1 miliar, Rp500 juta, hingga Rp200 juta. Nilai yang sudah dikucurkan pihak bank kepada kreditur dihitung sebagai nilai kerugian negara.

“Jadi angka kerugian yang sudah kami terima itu masuk sebagai total loss kerugian negaranya,” pungkas Ery. Dalam kasus tersebut, jaksa menetapkan dua tersangka yakni mantan Direktur Bank NTB Cabang Dompu, Syarifudin Ramdan dan Direktur PT Pesona Dompu Mandiri, Surahman. (why)