Kasus Aset LCC Narmada, Jaksa Agendakan Periksa Mantan Bupati dan Bupati Lobar

Dedi Irawan (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Jaksa menyiapkan pemanggilan saksi-saksi terkait pengusutan dugaan korupsi agunan aset Lombok City Center (LCC) Narmada. Diantaranya, mantan Bupati dan Bupati Lombok Barat. Hal itu terkait proses penyertaan modal ke perusahaan daerah PT Tripat yang bekerjasama mengelola LCC dengan PT Bliss.

Juru Bicara Kejati NTB Dedi Irawan memastikan bahwa jaksa penyidik akan menggali dan mendalami peran berbagai pihak dalam proses pengucuran modal ke PT Tripat. Selain itu juga soal pemberian aset seluas 8,4 hektare untuk dikelola PT Tripat.

“Pejabat penentu kebijakan termasuk bupati, bukan memungkinkan lagi tapi pasti akan dipanggil,” ujarnya dikonfirmasi Selasa, 2 Juli 2019 kemarin. Tidak menutup kemungkinan, tambahnya, mantan Bupati Lombok Barat Zaini Arony turut diperiksa penyidik jaksa.  Zaini saat ini masih mendekam di Lapas Mataram menjadi terpidana korupsi kasus pemerasan investasi.

Baca juga:  Kasus Dana Hibah KONI 2018, 12 Cabor Diklarifikasi

Pemeriksaannya masuk dalam agenda penyidik jaksa karena diketahui bahwa pada saat proyek pembangunannya direalisasikan, Zaini Arony masih menduduki jabatan sebagai Bupati Lombok Barat. “Semuanya nanti yang terkait akan dipanggil. Cuma tunggu saja nanti tahapannya,” kata Dedi.

Saksi yang baru-baru ini dimintai keterangan yakni dari pihak Bank Sinarmas yang mengucurkan kredit dengan agunan aset lahan milik Pemda Lombok Barat di Gerimak, Narmada tersebut. “Sebentar lagi proses (pemeriksaan saksi) ini akan rampung. Jadi untuk peran tersangka, kemungkinan akan berasal dari saksi-saksi yang telah diperiksa,” jelasnya.

Baca juga:  Anggaran Sewa Rumdis Bupati-Wakil Bupati KLU Sesuai Permendagri

Kejati NTB mengusut dugaan korupsi agunan lahan LCC Narmada, Lombok Barat. Kasus tersebut sudah dinaikkan ke tahap penyidikan. Jaksa penyidik menemukan indikasi kerugian negara akibat dari perbuatan korupsi.

Lahan seluas 8,4 hektare milik Pemkab Lobar yang dikelola Perusda PT Tripat dipakai untuk lokasi pusat perbelanjaan modern Lombok City Center –yang kini sudah tutup. Lahan di kawasan Narmada, Lombok Barat ini diduga diagunkan dengan nilai Rp96 miliar. (why)