Pesta Narkoba Berujung Penjara

Tiga tersangka pesta sabu di Tempit, Ampenan diamankan Polres Mataram. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Tiga pecandu sabu diduga pesta narkoba di Tempit, Ampenan, Mataram. Mereka, YA (47), AP (30), dan AM (31) digerebek beserta barang bukti tiga klip sabu. Satu klip diantaranya yang pada saat itu sedang dipakai berpesta.

Rumah YA di Jalan Gotong Royong, Tempit, Ampenan dicurigai sebagai tempat pesta narkoba. Tim Satresnarkoba Polres Mataram menindaklanjuti informasi itu dengan penyelidikan.

“Ini masih pengembangan, mereka ini menyalahgunakan saja apa juga mengedarkan,” ungkap Kasatresnarkoba Polres Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa Jumat, 28 Juni 2019 kemarin.

Pihaknya juga menerima informasi rumah YA tersebut juga kerap dipakai untuk bertransaksi. Dalam penggerebekan pada Rabu, 26 Juni 2019, timnya juga menemukan barang bukti tiga klip berisi sabu. Satu klip sabu seberat 1,7 gram ditemukan sebagai yang dipakai tiga tersangka tersebut untuk pesta narkoba. Dua klip lainnya, yakni 0,68 gram dan 0,10 gram disita berkat penggeledahan seisi rumah.

Baca juga:  Jaksa Anggap Vonis Penjara 19 Tahun Dorfin Sudah Adil

Adi menyebut, tersangka YA yang diduga sebagai pemilik sabu tersebut. Sementara dua lainnya, AP dan AM yang berasal dari Praya, Lombok Tengah pada saat itu sedang bertamu. Sebelum membeli mereka mencoba sabu tersebut lebih dulu.

Hasil tes urine menunjukkan hal tersebut. Tiga tersangka yang digerebek tersebut masing-masing teridentifikasi positif mengonsumsi sabu. Dari interogasi, tersangka YA membeli sabu dari pengedar di Karang Bagu, Karang Taliwang, Cakranegara. Namun, sambung Adi, pihaknya masih menyelidiki kebenaran pengakuan tersangka YA. “Masih kita pengembangan. Kita cocokkan dengan informasi yang kita punya,” sebutnya.

Baca juga:  Terduga Pengedar Peralat Keluarga untuk Bisnis Narkoba

Di tempat yang sama, Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam mengatakan bahwa pihaknya sudah mempunyai peta kerawanan narkoba. Meski demikian, dia enggan membeberkan label level zona bahaya narkoba pada masing-masing wilayah tersebut.

“Kita sudah petakan dimana letak gawat peredaran narkoba. Kita pastikan bahwa Polres Mataram akan menindak setiap penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” pungkasnya. (why)