Polisi Gerebek Pemilik Sabu dan Ekstasi di Punia

Kapolres Mataram Saiful Alam (tengah) menunjukkan barang bukti pil ekst asi, didampingi Kasatresnarkoba AKP Kadek Adi Budi Astawa (paling kiri). (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Polres Mataram menangkap satu tersangka pemilik sabu dan ekstasi, YPM (39). Tersangka digerebek di sebuah gudang di Punia, Mataram. Ditemukan barang bukti sabu dan pil ekstasi. Belakangan diakui tersangka bahwa narkoba tersebut dibeli dari Surabaya, Jawa Timur.

“Pelaku membeli barang ini dari Surabaya sebelum dia bawa pulang ke Mataram,” beber Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam, akhir pekan lalu didampingi Kasatresnarkoba AKP Kadek Adi Budi Astawa. Alam menjelaskan bahwa tersangka YPM yang tinggal di Pagutan Timur, Pagutan, Mataram ini digerebek pada Senin, 17 Juni 2019 lalu. Sehari sebelumnya, tersangka baru selesai bertransaksi dari pelanggannya yang diintip warga.

Baca juga:  Masyarakat Diimbau Waspadai Peredaran Obat Palsu ‘’Pil Halusinogen’’

Saat tertangkap tangan, tersangka tampak bersih dari keterlibatan kasus narkoba. Namun, akhirnya terbongkar setelah tim Satresnarkoba menggeledah rumah yang sering dipakainya bertransaksi tersebut. Sejumlah bukti barang haram narkoba satu per satu ditemukan. Pertama dari laci meja yang berisi satu klip sabu yang beratnya 0,51 gram. Tak sampai di situ, ditemukan juga 16 butir pil ekstasi yang beratnya 5,85 gram.

Baca juga:  Jaksa Setuju Vonis Mati Dorfin

Alam menjelaskan hasil interogasi tersangka. Pada intinya menerangkan bahwa tersangka YPM membeli dari seseorang berinisial HD di Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (8/6). “Sabu dibeli seperempat gram dengan harga Rp400 ribu,” terangnya.

Sementara, ekstasi itu diakui dibelinya dari seseorang berinisial AL di Mataram. AL ini memesan juga esktasi itu di Surabaya senilai Rp350 ribu. “Setiap nama yang dia sebut kita telusuri. Apakah nama orang itu memang benar ada,” pungkas Alam. (why)