Bupati Lobar Dukung Langkah KPK OTT Imigrasi Mataram

Fauzan Khalid (Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si mendukung langkah KPK yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait  pengurusan izin tinggal WNA  di salah satu hotel di wilayah Sekotong. Menurut orang nomor satu di Lobar ini, upaya KPK ini justru membantu Pemda dalam hal izin WNA yang menjadi tenaga kerja asing, sebab menyangkut pendapatan daerah.

‘’Kami dukung KPK,  karena memang itu membantu kita dari sisi izin kerja orang asing,’’ kata bupati ditemui di kediamannya.  Bupati mengaku terkait persoalan WNA ini sudah dilakukan upaya penanganan oleh dinas tanaga kerja.  Disnaker kata dia pernah turun ke hotel di Sekotong untuk menyelesaikan persoalan ini.  Hanya saja saat itu kata dia, masalah WNA ini ditangani oleh Imigrasi sehingga Disnaker pun tak menangani. Namun Disnaker tetap melakukan pengawasan terhadap keberadaan WNA yang menjadi TKA di Lobar.

Baca juga:  Suap Imigrasi Mataram, Liliana Ambil Jalan Pintas Sendiri

Lebih jauh menurut dia, terkait keberadaan TKA ini menjadi konsen ke depan. Pihaknya akan melakukan penertiban lebih intensif lagi terhadap TKA yang bekerja di wilayahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Lobar,  Rusditah mengatakan, pihaknya sudah turun ke hotel tersebut untuk mengklarifikasi pengelola hotel terkait keberadaan dua WNA.

Baca juga:  KPK Bongkar Setoran Bulanan Hasil Pungli di Imigrasi Mataram

Sebab informasi yang diterimanya hotel itu memperkejakan TKA diduga tanpa izin kerja.  ‘’Waktu itu hasil klarifikasi yang disampaikan ke kami, dua WNA itu sudah diamankan pihak Imigrasi.  Kami mengingatkan kepada pengelola hotel agar menaati aturan yang berlaku terkait ketenagakerjaan, baik lokal maupun asing,’’ tegasnya. (her)