Permohonan Paspor TKI Terindikasi Nonprosedural akan Ditolak

Ilustrasi paspor (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Calon TKI yang diberangkatkan dengan cara ilegal dan tanpa prosedur bisa dicegah keberangkatannya. Caranya, dengan tidak memberikan dokumen perjalanan luar negerinya, yakni paspor. Hal seharusnya bisa dideteksi pada saat calon TKI mengajukan paspor.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Mataram, Kurniadie mengatakan, sebagai lembaga penerbit paspor, Imigrasi sekaligus punya kewenangan menolak permohonan.

Baca juga:  TPPO Arab Saudi, Korban PMI Terkatung-katung Sebelum Meninggal

“Dari data dan hasil wawancara kita bisa menolak permohonan paspor seseorang,” ujarnya dikonfirmasi Rabu, 15 Mei 2019.

Hal itu sebagai bentuk pengetatan paspor terhadap seseorang yang diduga kuat akan berangkat menjadi TKI tanpa prosedur. Bahkan, data kependudukan untuk data paspor sudah berbasis NIK.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB Kasdiyono mendesak Imigrasi untuk lebih ketat menyeleksi pemohon paspor. Khususnya yang bakal dipakai dengan visa wisata yang biasa jadi modus TKI nonprosedural.

Baca juga:  Pengiriman TKI ke Timur Tengah Dibuka Lagi

Hal itu menanggapi peristiwa jenazah TKI asal Kota Mataram, Herman Mahsun (35) yang sulit dipulangkan dan sampai terlantar. Sebab, pihak keluarga tidak bisa menebus biaya pemulangan yang sampai Rp30 juta. (why)