Temuan Inspektorat, Polda NTB Siap Usut PT GNE

Ilustrasi dokumen temuan inspektorat (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Sisa waktu 60 hari pemulihan kerugian negara PT Gerbang NTB Emas terus berkurang. Penyidik Polda NTB sudah berkoordinasi dengan Inspektorat. Manakala kerugian negara tak juga pulih setelah habis waktu, penyidik turun tangan.

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB AKBP Syarif Hidayat menjelaskan, temuan tersebut masih dalam wilayah Inspektorat NTB sebagai aparat pengawasan intern pemerintah (APIP).

“Ini kan masih di dalam batas waktu 60 hari itu. Masih di Inspektorat,” ucapnya ditemui kemarin.

Dia mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Inspektorat dalam hal penyelidikan bilamana temuan kerugian negara itu tak juga pulih.

“Belum ada dilimpahkan Inspektorat ke kita. Itu masih ranah administrasi. Diselesaikan dulu di sana, baru ke sini (penyidik),” kata Syarif.

Audit investigasi Inspektora Provinsi NTB sebelumnya menemukan kerugian daerah sbeesar Rp2,68 miliar. Hal itu terkait pengelolaan keuangan PT GNE tahun 2014 sampai tahun 2017. Temuan berkaitan dengan indikasi penggelapan, penggunaan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta piutang macet imbas pengelolaan barang dan anggaran yang buruk.

Hasil audit tersebut diserahkan kembali ke PT GNE dengan rekomendasi pengembalian kerugian negara. PT GNE bertanggungjawab sebab mengelola penyertaan modal pemerintah. (why)