Buron, Pelaku Curanmor di RS Biomedika Akhirnya Ditangkap

Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam memberikan keterangan soal dua tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor yang ditangkap, Sabtu, 30 Maret 2019. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Penangkapan tersangka IH alias HR (36) awal Maret lalu membuka jalan polisi menangkap TH alias TN (36). Mereka diduga bersekongkol mencuri motor di parkiran RS Biomedika, Pagutan, Mataram. Hampir lima bulan sudah TH yang aksinya terekam kamera CCTV ini jadi buron sebelum akhirnya tertangkap.

Keterlibatan tersangka TH diakui tersangka IH saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Mataram. Perburuan kemudian membuahkan hasil pada Sabtu, 30 Maret 2019 lalu. TH dapat ditangkap di Jalan Banda Sraya, Pagutan, Mataram. Sesaat sebelum dia masuk ke perkampungan rumahnya.

“Selama ini dia berpindah-pindah,” ungkap Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam dalam keterangan pers, Sabtu, 30 Maret 2019.

Modus para tersangka ini, sambung dia, memanfaatkan kunci motor korban yang masih tertinggal saat memarkir kendaraan. Sampai kemudian pada 28 November 2018, IH yang lebih dulu mengambil kunci tersebut kemudian menyuruh TH untuk mengeksekusi pencurian.

“Pada saat melakukan aksinya, tersangka IH ini memakai kunci asli yang diberikan temannya berinisial TH. IH ini sudah tertangkap lebih dulu,” ungkap Kapolres.

Pencurian motor Honda Vario keluaran tahun 2017 bernomor polisi DR 2238 MH ini terekam kamera CCTV yang dipasang di sekitar lokasi. Motor hasil curian tersebut dijual seharga Rp3,5 juta, yang kemudian dipakai membeli ponsel dan pakaian. (why)