Cari Ikan Gunakan Bahan Peledak, Dua Nelayan di Bima Ditangkap Polisi

MT dan MA (duduk), dua nelayan yang ditangkap karena mencari ikan menggunakan bahan peledak. Keduanya ditangkap Aparat Gabungan Polsubsektor Soromandi dan Satuan Pol Air Polres Bima di sekitar perairan Desa Punti Kecamatan Soromandi, Kamis,  28 Maret 2019. (Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Aparat Gabungan Polsubsektor Soromandi dan Satuan Pol Air Polres Bima menangkap dua orang nelayan yang diduga mencari ikan dengan bahan peledak, di sekitar perairan Desa Punti Kecamatan Soromandi, Kamis,  28 Maret 2019.

Kepala Polsubsektor Soromandi, Ipda Muh. Sofyan Hidayat S.Sos mengungkapkan, dua tersangka yang ditangkap tersebut masing-masing berinisial MT (45) dan MA (42). Keduanya merupakan warga Desa Punti Kecamatan Soromandi.

Sofyan mengaku, terungkapnya kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang resah maraknya aktivitas pencarian ikan menggunakan bahan peledak di sekitar Teluk Bima sepanjang wilayah Soromandi.

“Bersama anggota Pol Air Polres Bima, kita langsung menuju TKP.  Saat tiba di

TKP, kedua pelaku sedang melakukan pengeboman ikan,” ujarnya.

Ia mengatakan dari tangan kedua yang ditangkap tersebut pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Seperti dua buah botol peledak ikan yang siap digunakan, dua biji sumbu bom, satu buah korek api, dua kacamata selam, dua jaring serok dan satu plastik berisi ikan.

“Untuk saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Bima untuk diproses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Sofyan menambahkan, saat interogasi aktivitas tersebut sudah lama dilakukan oleh kedua pelaku dan lokasinya di sekitar perairan Teluk Bima. Ikan dari hasil dengan menggunakan peledak itu sebagian dijual dan juga untuk dikonsumsi sendiri. (uki)