Jokowi Datang, TNI Siaga

Danrem 162/WB Kol. CZI Ahmad Rizal Ramdhani saat memberikan arahan kepada prajurit yang terlibat dalam pengamanan VVIP. (Suara NTB/penrem)

Mataram (Suara NTB) –  Korem 162/WB menggelar apel gelar pasukan pengamanan Very Very Important Personal (VVIP) dalam rangka kunjugan kerja Presiden RI Ir.H. Joko Widodo yang diagendakan Jumat, 22 Maret 2019. Apel berlangsung di Lapangan Sangkareang Mataram, Kamis, 21 Maret 2019 bersama unsur Polri dan Pemda.

Apel gelar pasukan yang diikuti seluruh Prajurit TNI, Polri dan instansi terkait itu dipimpin langsung Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., selaku Dansatgas Pam VVIP.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., selaku Pangkoop Pam VVIP dalam amanatnya yang dibacakan Danrem 162/WB menyampaikan, apel gelar pasukan bertujuan untuk mengecek tingkat kesiapan pasukan pengamanan. Baik secara perorangan maupun satuan. Pengecekan apakah telah sesuai prosedur tetap (protap) pengamanan VVIP yang berlaku, serta untuk memastikan sinergitas dan kerjasama di antara semua unsur pengamanan yang terlibat.

Baca juga:  TNI Jamin Kelancaran Evakuasi Warga NTB di Papua

“Jadikan apel gelar ini, sebagai sarana koordinasi antar unsur pengamanan terutama untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas, serta untuk menghindari terjadinya kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaan di lapangan,”  kata Pangdam IX/Udayana disampaikan Danrem 162/WB.

Baca juga:  Hati-hati Posting Status di Medsos

Kunjungan Presiden bersama sejumlah anggota kabinetnya diagendakan ke lokasi pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) dan agenda konsolidasi daerah lainnya.

Sebelum mengakhiri sambutan Pangdam, Danrem memberikan beberapa penekanan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas Pam VVIP. Diantaranya, mencermati dan ikuti perkembangan situasi secara terus menerus dan tetap waspada.

“Pahami dan kuasai Protap pengamanan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Pegang teguh disiplin dengan memahami rantai komando yang tegas dan efisien agar tugas pengamanan dapat terlaksana dengan baik,” sarannya. (ars/*)